ERA.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga akan mulai melakukan pembongkaran tiang monorel mangkrak di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan pekan depan
"Untuk pembongkaran monorel akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan," ungkap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, dikutip Antara, Selasa (6/1/2026).
Meski pembongkaran tiang monorel dilakukan, Pramono memastikan tidak akan dilakukan penutupan jalan.
"Dengan pengalaman yang ada, Bina Marga berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran, tidak dilakukan penutupan (jalan)," tegasnya.
Lebih lanjut Pramono menegaskan bahwa pembongkaran tiang monorel dilakukan sepenuhnya oleh Pemerintah Jakarta. Hal ini dilakukan lantaran pihak Adhi Karya tidak memberikan jawaban atas surat yang diberikan oleh Pemerintah Jakarta.
"Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, kami akan melakukan sendiri. Dan, nanti akan kami taruh di mana, tempat yang dibongkar tentunya menjadi kewenangan Jakarta sepenuhnya," jelas Pramono.
Sebelumnya, Pramono mengatakan pihaknya telah menyurati Adhi Karya pada November lalu. Pemerintah Jakarta pun memberikan jangka waktu satu bulan kepada Adhi Karya untuk melakukan pembongkaran tiang monorel tersebut.
"Sesuai dengan surat dari Kajati Jakarta, kami akan meminta mereka untuk membongkar dan kami beri waktu satu bulan," kata Pramono.
Pramono menyebut, waktu satu bulan terhitung sejak surat tersebut diterima oleh Adhi Karya.
Jika hingga tenggat waktu tersebut Adhi Karya tidak juga melakukan pembongkaran, Pramono menegaskan, Pemprov DKI yang akan turun tangan membongkar sendiri tiang monorel tersebut.
Pramono bahkan menyebut pihaknya telah menyiapkan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) untuk pembongkaran tiang itu.
Lebih lanjut, Pramono mengatakan pihaknya sudah menyiapkan rencana lanjutan setelah tiang-tiang monorel dibongkar.
Lahan bekas tiang mangkrak tersebut akan dimanfaatkan untuk pelebaran jalan dan pembangunan jalur pedestrian di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.