Trauma Inhalasi, Warga Binaan Korban Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Wafat, Total 49 Tewas

| 16 Sep 2021 13:15
Trauma Inhalasi, Warga Binaan Korban Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Wafat, Total 49 Tewas
Belasan kantung jenazah berisi jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang. Muhammad Iqbal

ERA.id - Jumlah warga binaan yang meninggal akibat kebakaran Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tangerang, Rabu, (08/09/2021) kembali bertambah. Nasrudin Abdulah Bin Abdullah mengembuskan nafas terakhirnya setelah sempat dirawat di RSU Kabupaten Tangerang selama 8 hari

Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi RSUD Kabupaten Tangerang Hilwani mengatakan Abdullah wafat pada pukul 10.25 WIB, Kamis, (16/09/2021). Dia meninggal disebabkan oleh trauma inhalasi.

"Tuan N meninggal jam 10.25 WIB karena Trauma inhalasi dengan luas luka bakar 13.5 persen," ujarnya.

Kondisi Nasrullah memang sudah kritis dan mengalami trauma inhalasi yang berpotensi perburukan. Sebelumnya, Hilwani mengatakan saat dirawat Nasrullah harus menggunakan ventilator dan luka bakar 13,5 persen di bagian kepada dan wajah. Dia juga belum dapat berkomunikasi dengan normal. Sehingga, harus diawasi.

"Tuan N tidak bisa mandiri. Dia terpasang ventilator dan harus pakai oksigen setiap saat," kata Hilwani.

Hal ini menambah korban meninggal akibat kebakaran Lapas tersebut menjadi 49 orang. 41 warga binaan meninggal ditempat. Kemudian 8 lainnya meninggal setelah sempat dirawat di RSU Kabupaten Tangerang.

Lalu, luka-luka 72 orang. 70 dirawat di klinik Lapas Kelas 1 Tangerang, 2 lainnya di RSU Kabupaten Tangerang. Dia warga binaan yang masih dirawat di RSU Kabupaten Tangerang yakni bernisial JS dan Y.

Kondisi Y menderita patah kaki kiri karena lompat dari lantai 2 Lapas tersebut untuk menyelamatkan diri dari kebakaran. Kini Y sudah melewati tahap operasi.

Sementara JS yang mengalami luka bakar telah dilakukan operasi debidemant sebanyak dua kali. Keduanya mandiri dan daapt berkomunikasi dengan baik.

Rekomendasi