MUI Jakarta Bentuk Pasukan Cyber Bela Anies Baswedan dan Lawan Buzzer Penista Ulama: Tak Ada Tawar Menawar Selain Kata Lawan!

| 19 Nov 2021 13:45
MUI Jakarta Bentuk Pasukan Cyber Bela Anies Baswedan dan Lawan Buzzer Penista Ulama: Tak Ada Tawar Menawar Selain Kata Lawan!
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Antara)

ERA.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta bakal membentuk tentara siber atau cyber army untuk melawan para pendengung atau buzzer yang kerap menista ulama dan menyudutkan umat Islam di media sosial.

Ketua MUI DKI Jakarta Munahar Muchtar menilai para buzzer semakin meresahkan. Oleh karena itu, dia berharap Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) harus mampu mencetak cyber army.

"Infokom ini miliki orang ahli atau Cyber Army untuk melawan orang-orang yang menghantam Umat Islam karena tugas utama MUI adalah Amar Ma’ruf Nahi Mungkar," ujar Munahar dalam keterangan tertulisnya yang dikutip dari situs resmi MUI pada Jumat (19/11/2021).

Munahar mengatakan, MUI tak perlu takut melawan para buzzer. Baginya, apapun yang berkaitan dengan Al-Quran maka tak perlu lagi tawar menawar selain kata lawan.

Munahar juga berharap agar Infokom dan keluarga besar MUI DKI untuk bisa membela dan membantu Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan yang telah bekerja keras untuk masyarakat Ibukota.

Dia menegaskan, selain karena MUI merupakan mitra kerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Anies juga dinilai merupakan 21 orang pahlawan dunia sehingga sudah menjadi tugas MUI untuk membelanya.

"Jika para Buzzer mencari kesalahan Anies, maka Infokom mengangkat keberhasilan Anies baik itu tingkat nasional maupun internasional," kata Munahar.

"Beliau ini termasuk 21 orang Pahlawan Dunia. Berita- berita saya minta MUI DKI yang mengangkatnya karena kita mitra kerja dari Pemprov DKI Jakarta," imbuhnya.

Lebih lanjut, Munahar menegaskan tugas-tugas Infokom yaitu tidak bermain di atas mimbar tapi melalui berita dan informasi yang disebarluaskan melalui kanal resmi MUI DKI seperti media sosial karena perputarannya cepat.

Olehnya, untuk tingkat kota, perlu dibentuk tim khusus Siber dibawah koordinasi MUI DKI Jakarta yang nantinya membuat berita dan informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat.

“MUI DKI juga perlu setiap hari membuat konten-konten dan setiap kegiatan MUI selalu dibuat beritanya,” kata Munahar.

"Saya berharap di era penuh tantangan saat ini, MUI DKI tidak kalah untuk menguasai teknologi karena bidang Infokom ini adalah otak MUI DKI dalam bidang informasi," tegasnya.

Sementara Ketua Komisi Infokom MUI Pusat KH Mabroer berharap agar MUI hingga tingkat Kabupaten/Kota jadi motor pemberitaan Umat Islam di Indonesia.

"Saya berharap Infokom menjadi mujahid-mujahid digital," kata Mabroer.

Untuk diketahui, rencana pembentukan cyber army itu dicetuskan dalam Rapat Koordinasi Bidang Infokom se-DKI Jakarta di Hotel Bintang Wisata Mandiri, Senin (11/10/2021).

Rekomendasi