Naik 40 Persen, ASDP Catat 2,67 Juta Kendaraan Naik Kapal Selama Libur Nataru

| 09 Jan 2023 11:35
Naik 40 Persen, ASDP Catat 2,67 Juta Kendaraan Naik Kapal Selama Libur Nataru
Ilustrasi (Antara)

ERA.id - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat, sekitar 2,67 juta penumpang dan 654 ribu unit kendaraan dilayani selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023, terhitung Sabtu (17/12/2022) hingga Rabu (4/12/2022). Dalam periode itu mengalami peningkatan dibandingkan 2021.

Pelayanan Natal dan Tahun Baru 2023 itu meliputi 10 lintasan nasional di antaranya Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Hunimua-Waipirit, Tanjung Kelian-Tanjung Api-api, Bitung-Ternate, Bajoe-Kolaka, Kupang-Rote, dan Ajibata-Ambarita.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, mengatakan meski tidak setinggi saat Angkutan Lebaran 2022, karakteristiknya tetap sama. Peningkatan trafik Natal dan Tahun Baru itu terjadi menyusul kondisi penyebaran covid-19 yang telah melandai.

"Pada periode Natal dan Tahun Baru ini dan berbarengan dengan pencabutan status PPKM oleh Presiden Joko Widodo, masyarakat antusias kembali melakukan perjalanan liburan akhir tahun, yang juga berbarengan dengan masa libur anak sekolah," kata Shelvy dalam keterangan resminya, Senin (9/1/2023).

Shelvy menuturkan berdasarkan data Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023 tercatat peningkatan 40 persen selama periode tersebut bila dibandingkan realiasi produksi yang sama di 2021, sebanyak 1,89 juta orang penumpang. Diikuti oleh total kendaraan sebanyak 654 unit kendaraan atau naik 22,6 persen dibandingkan realisasi periode sama 2021 sebanyak 533 ribu unit.

"Catatan kami, puncak arus mudik terjadi pada 23 Desember 2022 atau H-2 dengan total penumpang sebanyak 164.711 orang atau naik 51 persen dibandingkan 2021 sebanyak 108.879 orang. Dan total kendaraan sebanyak 40.160 unit atau naik 32 persen dibandingkan realisasi produksi 2021 sebanyak 30.511 unit," jelasnya.

Sedangkan puncak arus balik, Shelvy menjelaskan, terjadi pada 2 Januari 2023 atau H+8 yang tercatat penumpang menyeberang sebanyak 145 ribu orang atau naik 18 persen dibandingkan 2021 sebanyak 123 ribu orang.

"Dan total kendaraan sebanyak 35.245 unit atau naik 8 persen dibandingkan realisasi periode sama 2021 sebanyak 32.594 unit," ungkapnya.

Shelvy menambahkan, tren penggunaan mobil pribadi masih menjadi andalan pengguna jasa di tengah pandemi covid-19, khususnya di lintasan tersibuk Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk. Rata-rata pergerakan masyarakat di wilayah Sumatera, Jawa dan Bali yang semakin mudah dengan mengakses tol Trans Jawa dan Trans Sumatera membuat pergerakan via darat semakin cepat.

"Kami mencatat penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatra periode H-8 hingga H+10 sebanyak 717.566 orang, sebaliknya dari Sumatra ke Jawa tercatat 624.254 orang. Diikuti total kendaraan dari Jawa ke Sumatra sebanyak 159.131 unit dan sebaliknya dari Sumatra ke Jawa sebanyak 145.799 unit kendaraan," jelasnya.

Rekomendasi