Hendak Tawuran, Polisi Amankan 28 Remaja di Pasar Kemis Tangerang

| 27 Mar 2023 21:06
Hendak Tawuran, Polisi Amankan 28 Remaja di Pasar Kemis Tangerang
Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Maryadi menunjukan barang bukti sarung yang akan digunakan tawuran. (Muhammad Iqbal/ERA.id)

ERA.id - Anggota Polsek Pasar Kemis mengamankan 28 anak yang hendak terlibat tawuran di depan Masjid Al-Islah, Perumahan Taman Walet, Desa Sindang Sari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Sabtu (25/3/2023). 

Mereka terpancing dari salah satu kelompok yang menggunakan knalpot bising.

Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Maryadi mengatakan, berawal dari 18 orang remaja menggunakan sepeda motor melintas di depan masjid itu. Lalu suara bising knalpot motor itu kemudian membuat anak-anak yang sedang berada di dalam masjid keluar dan mengejar.

"Aksi kenakalan itu sempat terekam kamera CCTV yang terpasang di mesjid dan rekamannya viral di media sosial. Kemudian anak-anak yang di dalam masjid yang jumlahnya 10 orang mengejar dan nyaris terjadi tawuran namun berhasil dibubarkan warga," ucap Maryadi, Senin (27/3/2023).

Maryadi menjelaskan, pihaknya yang mendapatkan laporan tersebut langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan  melakukan penyelidikan. Tidak sampai 2x24 jam, pihaknya berhasil mengamankan 28 anak yang terlibat aksi itu.

"Beruntung tidak ada korban jiwa, korban luka, atau kerusakan benda. Setelah kami amankan, kami memanggil orang tua anak-anak, kemudian mengambil sidik jari, serta para orang tua dari anak-anak itu membuat pernyataan yang isinya akan menjaga dan mendidik anak serta memastikan tidak mengulangi perbuatan," paparnya.

Maryadi memastikan, 28 anak yang diamankan bukan bagian dari berandalan bermotor lantaran aksi anak-anak itu tidak terorganisir. Sekelompok anak-anak tersebut hanya berkumpul.

"Mereka anak-anak yang berkumpul tapi tidak termasuk geng motor. Kami juga memberikan arahan kepada para orang tua agar terus menjaga dan mengawasi anak-anak agar, kejadian serupa tidak terulang.

Maryadi menambahkan, sedangkan untuk barang bukti yang diamankan adalah tiga unit sepeda motor, beberapa sarung yang sudah dimodifikasi menyerupai cambuk, serta pakaian yang saat itu dikenakan.

"Selanjutnya kami akan arahkan anak-anak itu untuk sungkem meminta maaf kepada orang tua masing-masing," tukasnya.

Rekomendasi