Hal Inikah yang Membuat Jokowi Nyaman dengan Prabowo?

| 10 Jul 2023 11:37
Hal Inikah yang Membuat Jokowi Nyaman dengan Prabowo?
Prabowo Subianto dan Joko Widodo menanam mangrove.

ERA.id - Pakar politik Universitas Bengkulu, Dr Panji Suminar menyebutkan Presiden Jokowi wajar bila memilih Prabowo Subianto sebagai suksesor. Itu dianggapnya tidak perlu diperdebatkan.

"Meskipun Presiden Jokowi kader PDIP dan mengendorse Prabowo yang Gerindra merupakan hal wajar, dan malah beretika karena beliau tidak meninggalkan PDIP," kata Panji, Minggu kemarin.

Hal yang tidak wajar dan tidak beretika kata dia kalau Presiden Joko Widodo meninggalkan PDIP dan merapat ke Gerindra dalam mendukung Prabowo Subianto sebagai kandidat.

"Presiden Jokowi beretika politik yang baik, boleh mengendorse, boleh cawe-cawe, asal jangan menghambat orang kandidat lain, buktinya dia tidak menghambat Ganjar kan, dia juga memberikan dukungan juga ke Ganjar malahan, bahkan sekalipun Jokowi mengendorse Anies Baswedan juga wajar saja," kata Panji.

Menurut dia Presiden Jokowi lebih nyaman dengan Prabowo karena memikirkan kepentingan pasca-2024 dalam melanjutkan legasi, memilih suksesor yang tepat dan memastikan kepentingan yang diperjuangkan Jokowi berada pada arus yang tepat.

"Misalkan mengendorse Prabowo bukan Ganjar, itu wajar-wajar saja, karena kepentingan dia pasca-2024 mungkin berbeda dengan kepentingan PDIP. Dan secara etika itu boleh-boleh saja, karena Jokowi tetap kader PDIP, kecuali dia mengendorse Prabowo kemudian pindah ke Gerindra, itu tidak baik secara etika," kata Panji.

Menurut dia ketika Prabowo sebagai suksesor, hal itu bisa menjadi pilihan tepat bagi Presiden Jokowi karena Prabowo merupakan pemimpin partai dan memiliki komunikasi yang sangat baik dengan Jokowi.

"Kalau Ganjar, bisa saja nantinya ternyata kepentingan Jokowi berbeda dengan parpol yang mengusung Ganjar, lalu apakah Ganjar bisa memastikan mampu mengakomodasi kepentingan Jokowi dan mengabaikan parpol," kata dia.

"Mungkin pertimbangan seperti ini yang membuat nyaman Jokowi dari Prabowo, dan Prabowo juga menempatkan diri setingkat di bawah Jokowi, hal itu membuat kecocokan," kata Panji.

Rekomendasi