PSI Merasa Dicuekin PDIP Soal Dukung Ganjar, Puan Maharani: Kami Buka Pintu Kalau Ada Undangannya

| 04 Aug 2023 13:42
PSI Merasa Dicuekin PDIP Soal Dukung Ganjar, Puan Maharani: Kami Buka Pintu Kalau Ada Undangannya
Politikus PDIP, Puan Maharani. (Antara)

ERA.id - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merasa tak direspons oleh PDI Perjuangan soal arah dukungannya kepada Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (bacapres) 2024. Belakangan, partai besutan Giring Ganesha itu bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP PDIP Puan Maharani menegaskan, partainya tidak pernah menutup pintu komunikasi dan silaturhami dengan partia politik mananpun.

"Apa yang disampaikan tadi bahwa sepertinya PDI Perjuangan tidak membuka pintu, kemudian PDI Perjuangan tidak mau melakukan komunikasi, kan bisa dilihat bahwa saya selalu membuka pintu," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/8/2023).

Puan mengatakan, selama ini dirinya ditugaskan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berkomunikasi dengan partai-partai politik.

Namun, pertemuan ataupun komunikasi antar partai politik itu hanya bisa terjadi apabila ada undangan.

"Kalau, kalau partainya itu kemudian memang mengundang dan mengharapkan kami untuk hadir," kata Puan.

Dia menegaskan, tidak mungkin mendatangi suatu partai politik tanpa ada komunikasi sebelumnya.

"Saya kan enggak bisa juga ujuk-ujuk datang, tapi kemudian enggak ada prolog yang ingin disampaikan bahwa menginginkan pertemuan atau menginginkan kehadiran," kata Puan.

"Pertemuan itu hanya bisa terjadi kalau kedua belah pihak itu sama-sama menginginkan adanya pertemuan," tegasnya.

Ketua DPR RI itu kembali menegaskan, PDIP tak pernah menutup pintu komunikasi dengan siapapun, termasuk PSI.

"PDI Perjuangan intinya adalah selalu membuka pintu, siap melakukan komunikasi, dan silaturahmi," tegas Puan.

Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak Oktober 2022 memberi sinyal mendukung pencapresan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Nama Ganjar muncul dari hasil rembuk rakyat.

Namun, sinyal dukungan itu kurang mendapat respons, baik dari PDI Perjuangan maupun Ganjar.

"Yang diusulkan baik secara personal maupun secara partai, kurang respons atau gimana ya dalam perjalanannya," kata Ketua Dewan Pertimbangan PSI Badaruddin Andi Picunang kepada wartawan, Kamis (3/8).

Dia menduga, yang menjadi hambatan justru dari PDIP. Sedangan Ganjar diyakini tak masalah dengan dukungan tersebut.

"Ya Pak Ganjar kan pasti karena petugas partai, pasti menunggu sinyal

Ya Pak Ganjar kan pasti karena petugas partai, pasti menunggu sinyal atau penugasan dari partainya. Jadi, mungkin partainya lah. Kalau Pak Ganjar mungkin secara pribadi sih oke-oke saja," ucap Andi.

Namun, PSI memahami sikap tersebut, mengingat Ganjar merupakan petugas partai dari PDIP.

PSI, kata Andi, juga tak merasa tak diterima PDIP. Menurutnya, hal ini hanya masalah komunikasi saja.

"Ah enggak juga (merasa tak diterima PDIP). Ini kan masalah komunikasi politik saja," katanya.

Rekomendasi