Golkar Terbuka Terima Parpol lain Gabung ke Koalisi Prabowo-Gibran, tapi Tak Bisa Instan

| 22 Mar 2024 04:36
Golkar Terbuka Terima Parpol lain Gabung ke Koalisi Prabowo-Gibran, tapi Tak Bisa Instan
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia. (Era.id/Gabriella Thesa)

ERA.id - Partai Golkar mengaku terbuka jika ada partai politik lain yang ingin bergabung dengan koalisi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, meskipun masih terlalu dini dibicarakan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia saat merespons sinyal Partani NasDem tertarik masuk ke pemerintahan mendatang.

"Saya kita memang semangatnya tetap ada. Kalau kita lihat Pak Prabowo kan selama ini narasi yang dibangun adalah bagaimana Indonesia ini ke depan bisa maju kalau kita semua ini bersinergi," kata Doli di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (21/3/2024).

"Bahkan secara spesifik, Pak Prabowo mengatakan bahwa beliau menerima parpol-parpol atau kader-kader dari (kubu) 01 atau 03 untuk bisa bergabung," imbuhnya.

Meski begitu, Doli mengingatkan, tidak serta merta partai lain bisa bergabung. Apalagi jika pada Pilpres 2024, partai tersebut mengusung ataupun mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden lain.

Menurutnya, perlu ada pembicaraan yang panjang antara Prabowo dengan para ketua umum dari Koalisi Indonesia Maju, sebelum memutuskan menerima partai lain.

"Kalaupun itu mungkin terjadi, mungkin harus didahului dengan pembicaraan-pembicaraan yang sangat panjang antara Pak Prabowo dengan ketum-ketum partai politik yang kemarin tidak atau belum bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju," paparnya.

Soal kapan kran komunikasi antar Prabowo, parpol Koalisi Indonesia Maju, dan parpol lain dibuka, Doli mengatakan tergantung dari masing-masing pihak.

"Saya kira itu kan berproses. Ada tahap-tahap komunikasi yang memang harus dilalui, yang inisiatifnya dari Pak Prabowo dan mungkin juga bisa dibantu dengan parpol-parpol dalam Koalisi Indonesia Maju," kata ketua Komisi II DPR RI itu. 

Rekomendasi