TNI Pastikan Gudang Peluru di Bogor Meledak Bukan karena Kelalaian

| 07 May 2024 12:55
TNI Pastikan Gudang Peluru di Bogor Meledak Bukan karena Kelalaian
Ledakan di Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya TNI AD di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/3/2024). (Tangkapan layar)

ERA.id - TNI memastikan gudang amunisi daerah (gudmurah) di kawasan Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meledak pada Sabtu (30/3) silam bukan karena human error atau kelalaian.

"Sudah disampaikan itu bukan kelalaian, dari CCTV juga sudah ada. Dari tim investigasi itu masalah dari amunisi yang sudah lama sudah expired dari dalam rangka mau dihapuskan mau diledakkan," kata Kapendam Jaya, Kolonel Inf Deki Rayusyah Putra kepada wartawan, Selasa (7/5/2024).

Deki belum mau mengungkapkan hasil investigasi yang dilakukan TNI. Perwira menengah TNI ini hanya kembali menegaskan CCTV di sekitar lokasi juga menunjukkan ledakan di gudmurah karena amunisi yang sudah kadaluarsa.

"Tapi secara kesimpulan, saya selaku Kapendam bertanggung jawab atas berita ini. Bahwa benar, itu memang bukan karena kelalaian, kalau dengan kelalaian pasti 1.000 persen ada yang korban," tegasnya.

Sebelumnya, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto menyebut gudang amunisi di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, tidak akan direlokasi.

Diketahui, gudang peluru yang meledak pada Sabtu (30/3) silam ini dekat dengan pemukiman. Akibat ledakan itu, sejumlah selongsong dan granat terlempar ke pemukiman. "Memang tidak akan direlokasi hanya akan kita perbaiki," kata Agus di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Selasa (2/4).

Jenderal bintang empat TNI ini menambahkan gudmurah di kawasan Gunung Putri sudah sesuai SOP, yakni dalam pembangunannya dibuat bunker dan tanggul.

Rekomendasi