Anak yang Belajar Jarak Jauh Belum Dipaksa Ambil MBG di Sekolah

| 25 Mar 2026 11:24
Anak yang Belajar Jarak Jauh Belum Dipaksa Ambil MBG di Sekolah
Ompreng makanan bergizi gratis. (Antara)

ERA.id - Isu tentang siswa yang belajar jarak jauh dan dipaksa datang ke sekolah guna mengambil Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tidak benar atau hoaks.

"Sampai saat ini, pemerintah sendiri belum memutuskan kebijakan pembelajaran online pada anak-anak sekolah," kata Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, Rabu (25/3/2026).

Sony menambahkan, pelaksanaan Program MBG sejauh ini masih mengacu pada mekanisme yang berlaku di sekolah saat kegiatan belajar mengajar berlangsung secara tatap muka.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya.

"Jika nantinya ada kebijakan baru, termasuk dalam situasi pembelajaran daring, tentu akan kami kaji secara matang dan diumumkan secara resmi," tuturnya.

Sebelumnya politisi PDIP sekaligus Wakil Ketua Komisi X, DPR RI MY Esti Wijayanti menyatakan tak setuju soal wacana kegiatan belajar daring untuk anak sekolah yang dimulai April 2026 demi kebijakan efisiensi pemerintah.

Belajar dari pengalaman COVID-19, menurut dia, strategi pembelajaran daring kurang efektif bagi siswa sekolah. Dia mengatakan bahwa wacana kebijakan itu perlu dikaji lebih mendalam.

"Pembelajaran secara daring pernah kita laksanakan ketika terjadi wabah COVID-19. Dan kita semua tahu sistem tersebut meninggalkan problem yang tidak sederhana bagi dunia pendidikan kita," kata Esti.

Dampak yang dimaksud meliputi tantangan kemampuan anak dalam menyerap materi pelajaran, kedisiplinan, pembentukan karakter, kendala teknologi, dan lain sebagainya.

Rekomendasi