Tiga TPS di Cianjur Dipindahkan Karena Angin Kencang

| 09 Dec 2020 15:01
Tiga TPS di Cianjur Dipindahkan Karena Angin Kencang
Ilustrasi Tempat Pemungutan Suara (Dok. Antara)

ERA.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur, Jawa Barat, terpaksa memindahkan tiga Tempat Pemunggutan Suara (TPS) ke gedung dan aula terdekat karena tenda yang akan digunakan sebelumnya roboh diterjang angin kencang yang disertai hujan deras. Dari lima TPS yang roboh, dua TPS dapat dibangun kembali.

"Tercatat ada lima TPS yang roboh, namun dua di antaranya dapat dibangun kembali, sedangkan tiga TPS lainnya TPS 17, 6 dan 7 di Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, terpaksa dialihkan ke gedung terdekat, namun kegiatan pemilihan tetap berjalan normal," kata Komisioner KPU Cianjur, Ridwan Abdullah, di Cianjur dikutip dari Antara, Rabu (9/12/2020).

Ia menuturkan, pengalihan lokasi TPS yang sebagian besar tidak jauh dari lokasi pertama, namun yang awalnya berbentuk tenda, dialihkan ke bangunan aula terdekat termasuk di beberapa wilayah di selatan yang terpaksa dialihkan ke aula desa karena tenda yang sudah berdiri diterjang angin kencang.

Sebelum mengalihkan lokasi TPS, ungkap dia, petugas TPS atau KPPS berkoordinasi dengan PPK dan mengumumkan pada pemilih terkait pemindahan tersebut, sehingga saat pelaksanaan hari ini, seluruh pemilih telah mengetahui kemana pemindahan TPS dilakukan, pemindahan tersebut dibolehkan karena faktor alam.

"Sampai siang menjelang, proses pencoblosan di sejumlah TPS yang dipindahkan berjalan normal, dan seluruh proses berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Harapan kami target partisipasi dapat meningkat minimal lebih tinggi dibandingkan pada pilkada lalu," ujarnya berharap.

Ketua PPS Desa Sukamaju Indra Permana mengatakan pihaknya terpaksa memindahkan TPS yang semula berdiri di tengah lapangan terbuka dengan tenda, dipindahkan ke aula terdekat dari lokasi karena sore menjelang malam tenda ambruk dihantam angin kencang, sehingga tidak dapat dibangun kembali.

"Meski dipindah tidak mengurangi tingkat partisipasi warga yang lebih dari 65 persen. Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan PPK dan mengumumkan ke warga terkait pemindahan tersebut, harapan kami tingkat partisipasi maksimal hingga batas waktu pemilihan ditutup," ucap dia.

Rekomendasi