Politikus Senior: Partai Demokrat Partai Modern dan Terbuka, Bukan Partai Keluarga

Tim Editor

Tri Yulianto (Dok. Pribadi)

ERA.id - Politikus senior Partai Demokrat Tri Yulianto mengatakan Kongres Luar Biasa (KLB) di partai politik termasuk di Partai Demokrat adalah sebuah keniscayaan.

“KLB bagi saya, sah-sah saja dalam dunia partai politik. Bukan sesuatu yang tabu, bukan suatu yang diharamkan,” kata Tri Yulianto kepada ERA.id, Kamis (25/2/2021). 

Menurut Tri, KLB adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Dia bilang, Partai Demokrat dibangun oleh para pendiri sebagai partai terbuka, partai modern, bukan partai dinasti, partai keluarga.

"Saya menganjurkan silakan KLB ini digelar, silakan mas Ibas maju, pak Moeldoko maju, tokoh nasional lain maju. Pertontonkan kepada publik kompetisi yang sehat, berdemokrasi yang matang, berdemokrasi yang indah," sambungnya.

Selain itu, sebagai salah satu tokoh senior di Demokrat, Tri juga menyinggung proses terpilihnya SBY sebagai Ketua Umum. "KLB suatu yang lumrah, SBY juga jadi ketua umum dari proses KLB," katanya.

Berkaitan dengan situasi tersebut, menurut Tri, ada kader di daerah menyalurkan aspirasi itu kepada para pendiri dan deklarator Partai Demokrat. 

"Kami ingin agar 2024 tidak mau hilang dari percaturan politik nasional, oleh karena itu segeralah gelar KLB secara transparan, profesional dan terbuka, Kami tidak ingin 2024 Partai Demokrat hilang dari percaturan politik nasional” ucap Tri yang juga mantan Anggota Fraksi Demorkat DRPR RI 2 periode ini.

 

Tag: kudeta partai demokrat Tri Yulianto kepemimpinan ahy

Bagikan: