Selama Kunjungan ke Abu Dhabi, Jokowi Dapat Komitmen Investasi Rp458 Triliun

| 04 Nov 2021 12:50
Selama Kunjungan ke Abu Dhabi, Jokowi Dapat Komitmen Investasi Rp458 Triliun
Presiden Jokowi saat menanam mangrove di Abu Dhabi (Dok BPMI Sekretariat Presiden)

ERA.id - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan selama kunjungan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi, Ibu Kota Uni Emirat Arab (UAE) pada Rabu(3/11/2021) telah menghasilkan komitmen investasi sebesar 32 miliar USD atau sekitar Rp458 triliun.

Retno Marsudi mengatakan komitmen bisnis dan investasi senilai ratusan triliun rupiah itu berasal dari 19 perjanjian kerja sama yang akan disahkan pada hari Kamis (4/11/2021).

Kerja sama tersebut di antaranya antara Indonesia dan Abu Dhabi Growth Fund, Masdar Clean Energy dan Pertamina, manufaktur dan distribusi vaksin serta bioproducts.

"Dan berbagai kesepatan G42 dengan berbagai mitra di Indonesia, antara lain di bidang smart cities, telekomunikasi, pengembangan laboratorium genomik, dan lain sebagainya," jelas Retno dalam keterangan pers melalu video yang disiarkan Sekretariat Presiden pada Rabu (3/11/2021).

Hal lain yang dihasilkan dari lawatan Jokowi yakni diperolehnya komitmen kemitraan dari Uni Emirat Arab dalam pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur.

"Kedua pemimpin sepakat untuk menindaklanjuti secara intensif berupa pertemuan-pertemuan pada tingkat teknis," jelas Retno.

Sebelumya, usai menghadiri KTT G20 di Roma, Italia dan COP26 di Glasgow, Skotlandia, Presiden Republik Indonesia berkunjung ke Ibu Kota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi pada Rabu (3/11/2021).  

Dalam kunjungan hari pertamanya, Presiden Jokowi bertemu dengan Crown Prince Sheikh Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan.

Sementara di hari kedua kunjungan, Presiden Joko Widodo akan bertolak menuju Dubai, Uni Emirat Arab Kamis (4/11/2021).

Menlu Retno menjelaskan bahwa setibanya di Dubai, Presiden Jokowi akan langsung menuju Dubai Exhibition Center, untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) dan Ruler of Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

Setelah bertemu PM dan Ruler of Dubai, lanjut Retno, Presiden Jokowi diagendakan untuk menghadiri pertemuan bisnis forum dengan para pebisnis dan investor dari PEA. Pertemuan bisnis forum ini sendiri akan dipimpin secara langsung oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Rekomendasi