Sinyal Peningkatan Kasus Covid-19, Luhut Minta Masyarakat Jangan Egois

Tim Editor

Luhut Binsar Pandjaitan (Antara)

ERA.id - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarkat waspada dan tetap berhati-hati. Hal ini karena adanya sinyal peningkatan kasus di wilayah Jawa-Bali.

"Terdapat indikasi peningkatan Rt (angka reproduksi efektif) yang menunjukan sinyal peningkatan kasus di Jawa-Bali dalam sepekan terakhir ini," ujar Luhut dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/11/2021).

Luhut memaparkan, dalam sepekan terakhir ini terdapat 29 persen kabupaten/kota yang terpantau mengalami peningkatan kasus. Sedangkan 34 persen kabupaten/kota mengalami peningkatan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat.


Lebih lanjut, Luhut juga mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kehati-hatiannya menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Sebab, berdasarkan indikator dari Google Mobility terpantau mobilitas masyarakat di wilayah Jawa-Bali mengalami peningkatan.

Bahkan, mobilitas masyarakat saat ini lebih tinggi dibandingkan periode libur panjang akhir tahun 2020 lalu.

"Kehati-hatian harus dilakukan terutama untuk menghadapi Nataru. Saat ini indikator Google Mobility yang memantau pergerakan masyarakat di Jawa Bali menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan di atas periode Nataru tahun lalu dan mendekati posisi Periode Idul Fitri pada Mei-Juni 2021," kata Luhut.

Meski begitu, pemerintah terus mempersiapkan skenario untuk mengantisipasi potensi kenaikan kasus akibat liburan Natal dan Tahun Baru. Luhut mengatakan, kesiapan dari segala aspek baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi diperhitungkan dari sekarang.

Menurut Luhut, kesuksesan dalam menahan kenaikan kasus Covid-19 pada periode Nataru 2021, akan menentukan keberlanjutan pemulihan ekonomi kita ke depan.

"Saya kembali mengajak kita semuanya untuk tidak egois dan saling berbesar hati agar kita sama-sama bisa menaati kembali protokol kesehatan yang terus dihimbau agar kita tidak kembali mengulang pengalaman buruk pada masa yang lalu akibat kelalaian kita. Apa yang telah kita perjuangkan bersama selama ini layak untuk terus dijaga dan tidak dilupakan hanya karena kejenuhan dan keegoisan kita semua," pungkasnya.


Tag: covid-19 di indonesia

Bagikan: