Pansus RUU Ibu Kota Baru Studi Banding ke Kazakhstan, Pimpinan DPR RI: Ikut Bappenas

| 03 Jan 2022 18:17
Pansus RUU Ibu Kota Baru Studi Banding ke Kazakhstan, Pimpinan DPR RI: Ikut Bappenas
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Antara)

ERA.id - Sejumlah anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) melakukan kunjungan kerja ke Kazakhstan.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam rangka studi banding.

Sebab, Kazakhstan merupakan salah satu negara yang pernah memindahkan ibu kota negara.

"DPR itu mendampingi dalam hal ini bersama Bappenas berangkat untuk studi ke daerah Kazakhstan yang pernah juga pindah ibu kota," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/1/2022).

Dasco mengatakan, DPR RI memang menunda seluruh kunjungan ke luar negeri tetapi memberikan pengecualian untuk memenuhi undangan yang mewakili parlemen yang sifatnya tidak bisa diwakilkan. Namun, kunjungan tersebut terbatas untuk beberapa orang anggota saja dan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Menurut Dasco, dari 56 anggota Pansus RUU IKN, hanya ada lima orang yang mengikuti kunjungan ke Kazakhstan bersama Bappenas.

"Dari 56 anggota Pansus RUU IKN yang terdiri dari 30 anggota tetap, dan 26 anggota pengganti, hanya lima yang berangkat. Jadi memang bersama Bappenas hanya lima yang berangkat," kata Dasco.

Menurutnya, Pansus RUU IKN juga sudah membagi tugas untuk melakukan kunjungan kerja. Karena ada sebagian anggota pansus lainnya yang akan berkunjung ke Kalimantan Timur.

Meski begitu, Dasco mengaku tidak tahu kapan dan siapa saja yang mengikuti kunjungan kerja ke luar negeri ini. Berdasarkan informasi, kunjungan kerja itu rencananya dilakukan pada 2-5 Januari 2022.

Sementara nama yang beredar mengikuti kunjungan kerja itu di antaranya; Zulfikar Arse Sadikin (Golkar), G. Budisatrio Djiwandono (Gerindra), Syarief Abdulah Alkadrie (Nasdem), H Yanuar Prihatin (PKB), Moh Rano Alfatih (PKB), Hinca Panjaitan (Demokrat), Sartono (Demokrat), Hamid Noor Yasin (PKS) serta Andi Yuliani Paris (PAN).

Rekomendasi