Erick Thohir Kecam Pelaku Pelecehan Seksual di KAI, Dukung Korban Proses ke Jalur Hukum

| 22 Jun 2022 14:13
Erick thohir kecam pelcehan seksual (Twitter/erickthohir)

ERA.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir turut mengecam aksi pelecehan seksual yang terjadi di Kereta Api beberapa waktu lalu. Erick mendukung korban untuk menempuh ke jalur hukum atas kejadian tersebut.

Keprihatinan Erick Thohir atas kasus pelecehan seksual yang menimpa seorang wanita di kereta api (KA) Argo Lawu jurusan Solo-Jakarta itu ia bagikan dalam cuitannya di akun media sosil. Erick bahkan mengecam tindakan pelaku yang berani melakukan pelecehan seksual di tempat umum, terutama di moda transportasi.

"Prihatin kepada korban. Saya mengecam segala bentuk kekerasan, apalagi di transportasi publik seperti kereta api," kata Erick Thohir, dikutip Era, Rabu (22/6/2022).

Tidak hanya mengecam aksi pelaku pelecehan seksual saja, Erick juga turut mendukung korban untuk melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib. Ia juga meminta agar PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menambah jumlah Polsuska di tiap gerbong kereta api.

"Saya mendorong kasus ini dilanjutkan ke proses hukum. Untuk mencegah, @KAI121 perlu meningkatkan kehadiran Polsuska di gerbong-gerbong," tegasnya.

Sebelumnya media sosial dihebohkan dengan sebuah video pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pria di kereta api. Pelecehan itu terjadi pada Minggu (19/6/2022), yang menimpa Sela atau akun @Selasarabu_.

Lewat video yang dibagikan akun tersebut, terlihat seorang pria dengan celana cokelat mencoba meraba paha dari akun tersebut dengan perlahan. Akun tersebut bahkan sempat menegur perbuatan pelaku namun tidak membuat pelaku menghentikan aksinya.

"Awalnya kukira ngga sengaja, eh kok semakin lama makin-makin. Setiap aku gerak pasti tangannya dipindah, ga lama balik lagi.Aku sempat bener-bener kaku, gabisa ngapa-ngapain. Berasa bgt jari dia naik turun di paha. Saat itu pengen teriak, tapi entah kenapa gabisa. Deg-degannya minta ampun," cuit akun tersebut.

Hingga akhirnya akun tersebut pun melaporkan aksi pelaku dan meminta petugas untuk memindahkannya ke kursi lain. Pihak KAI pun langsung mengambil langkah tegas atas kejadian yang baru-baru ini viral.

Dalam pernyataan resminya, KAI memutuskan untuk mem-blacklist pelaku melalui Nomor Induk Penduduk (NIK) dan melarang pelaku menggunakan moda transportasi umum, khususnya kereta api.

"Berdasarkan bukti video dan laporan yang ada, maka KAI akan melakukan blacklist terhadap Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang bersangkutan sehingga tidak dapat menggunakan layanan KAI di kemudian hari," kata
EVP Corporate Secretary KAI Asdo Artriviyanto dalam siaran pers yang diterima Era.id, Selasa (21/6/2022).


Rekomendasi