Denny JA Luncurkan Web Puisi Esai dalam Bahasa Inggris

Tim Editor

Ilustrasi

ERA.id - Sudah saatnya karya sastra anak bangsa dikenal dunia. Untuk Go International, karya sastra itu harus diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris agar bisa dikenal dan dinikmati masyarakat dunia.

Hal itu disampiakan Ketua Umum Satupena Denny JA dalam peluncuran Web Puisi Esai dalam bahasa Inggris pada Senin (27/9).

“Saatnya karya anak bangsa Go International,” ujar Denny JA.

Menurut penulis yang produktif melahirkan karya-karya fenomenal ini, ada empat hal istimewa dalam Web Puisi Esai yang baru diluncurkannya ini. Pertama, web ini menjadi contoh lahirnya genre baru dalam sastra, dari nol sama sekali, kini menjadi karya dengan lebih 150 buku puisi esai. “Seluruh buku ini ditulis oleh lebih dari 200 penyair, penulis, aktivis, ilmuwan bahkan politisi,” ungkap Denny JA.


Denny JA memaparkan, puisi esai yang pertama kali hadir melalui buku Atas Nama Cinta (Denny JA, 2012), kini resmi menjadi kata baru dalam kamus bahasa Indonesia sejak bulan Mei tahun 2020 lalu.

Keistimewaan kedua, puisi esai ini tak hanya hadir dalam bentuk buku teks, tapi bisa juga dinikmati . dalam bentuk video animasi. Lima karya puisi esai Denny JA “Isu Diskriminasi” juga difilmkan oleh Hanung Bramantyo.

Keistimewaan ketiga menurut Denny JA, puisi esai yang lahir di Indonesia ini mulai goes internasional. Telah terbit pula buku puisi esai yang ditulis penyair dari Malaysia, Singapura, Thailand hingga Brunei Darusallam.

“Telah terbentuk pula komunitas puisi esai esai ASEAN yang dipimpin oleh Datuk Jasni Matlani dari Malaysia,” kata Denny JA selaku penggagas puisi esai yang telah mendapatkan penghargaan tingkat ASEAN dari Malaysia.

Keistimewaan keempat, buku, video animasi dan film berdasarkan puisi esai sudah pula diterjemahkan ke bahasa Inggris. Jumlah buku puisi esai yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa inggris sebanyak 39 buku. Sisa 119 buku puisi esai lainnya masih dalam bahasa Indonesia.

Total 13 film puisi esai juga sudah dengan teks bahasa Inggris. Sebanyak 43 video animasi juga ditampilkan dengan teks bahasa Inggris. Web Puisi Esai itu dapat dilihat di alamat www.puisiesai.com.

“Saatnya budaya kita diperkenalkan kepada komunitas internasional. Tak ada jalan lain kecuali menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris,” tegas Denny JA.

Tag: Denny Ja

Bagikan: