Eksperimen Benih Tanaman di Luar Angkasa Hasilkan Varietas Baru Alfalfa dan Oat

| 06 May 2024 19:20
Eksperimen Benih Tanaman di Luar Angkasa Hasilkan Varietas Baru Alfalfa dan Oat
Pendaratan kapsul luar angkasa berawak Shenzhou -17 ke Bumi di situs Dongfeng di Daerah Otonomi Mongolia Dalam, China bagian utara, membawa astronot Tang Hongbo, Tang Shengjie dan Jiang Xinlin. (ANTARA/Xinhua/Lian Zhen)

ERA.id - Pesawat luar angkasa berawak, Shenzhou-17 pada Selasa 30 April 2024 lalu pulang ke Bumi membawa sejumlah sampel eksperimen ilmiah baru dari stasiun luar angkasa China. 

Sampel eksperimen itu termasuk benih-benih pemuliaan tanaman, benih pakan ternak, hijauan termasuk alfalfa dan oat. 

Di luar angkasa, benih itu menjalani radiasi selama 11 bulan melalui peralatan paparan biologi radiasi luar angkas di stasiun luar angkasa. 

Setelah pemeriksaan dasar di Pusat Teknologi dan Rekayasa Pemanfaatan Luar Angkasa di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China, benih-benih tersebut dikirim ke tim peneliti dari Institut Ilmu Peternakan dan Farmasi Lanzhou untuk penelitian eksperimental.

Para peneliti telah memulai eksperimen perkecambahan benih pada benih-benih tersebut dan selanjutnya akan melakukan eksperimen pemuliaan di darat untuk memperoleh mutan yang unggul dan membudidayakan varietas hijauan baru yang superior dengan hasil panen lebih tinggi, kualitas lebih baik, dan ketahanan lebih kuat, kata kepala ilmuwan tim Yang Hongshan.

Hasil penelitian benih tersebut diharapkan dapat meningkatkan secara signifikan daya saing China di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian, memberikan dukungan kuat bagi pengembangan pertanian berkelanjutan di negara tersebut, kata Yang.

Tim peneliti itu telah berhasil membudidayakan tiga varietas baru alfalfa dan satu varietas baru oat melalui pemuliaan mutasi luar angkasa. Varietas-varietas itu telah diperkenalkan dan digunakan secara luas dalam produksi. (Ant)

Rekomendasi