Snex dan Panser Biru Pilih PSIS Main di Yogya Daripada Semarang

Tim Editor

Pemain PSIS Semarang menjalani latihan di Stadiun Citarum Semarang (PSIS)

ERA.id - Dua kelompok suporter PSIS Semarang, yakni Snex dan Panser Biru menyerukan kepada manajemen tim Mahesa Jenar untuk bermarkas di Yogyakarta ketimbang di Stadion Citarum, Semarang, saat bermain di Liga 1.

Pentolan Panser Biru, Kepareng, beralasan karena saat ini wilayah Semarang dianggap belum aman dari penularan COVID-19. Selain itu, dikhawatirkan ada pendukung yang nekat datang ke stadion.

"Ada beberapa usulan dari kami, salah satunya soal homebase. Masih adanya aturan PKM (pembatasan kegiatan masyarakat) di Semarang dan kekhawatiran soal suporter yang nekat ke Citarum menjadi pertimbangan kami menyarankan PSIS main Yogyakarta," ujarnya saat sarasehan bersama manajemen PSIS seperti dilansir dari laman resmi klub di Jakarta, Sabtu (24/7/2020).

Senada dengan Panser Biru, kelompok suporter Snex juga mengusul seperti itu. Di satu sisi, jika memindahkan markas ke Yogyakarta, maka PSSI akan memberikan bantuan akomodasi. Tentu hal tersebut bakal meringankan beban pengeluaran bagi klub akibat pandemi COVID-19.

"Andai dilaksanakan di Pulau Jawa dan akomodasi ditanggung PSSI dan PT. LIB jika bermain di luar kota, maka kami usul lebih baik main di luar kota, karena nanti segala akomodasi menjadi tanggung jawab PSSI," ujar pentolan Snex, Edy Purwanto.

Edy juga berharap kompetisi lanjutan ini dimaksimalkan untuk mengasah kemampuan pemain muda. Sebab, kehadiran pemain muda akan menjadi investasi di masa mendatang.

Sementara itu, CEO PSIS Yoyok Sukawi menyambut baik usulan dari Panser Biru dan Snex untuk kemudian diteruskan ke rapat pemegang saham sebelum diambil sebuah keputusan penting.

Sebelumnya, manajemen PSIS mendaftarkan Stadion Citarum sebagai markas mereka dalam mengarungi lanjutan kompetisi pada 1 Oktober nanti. PT. LIB selaku operator kompetisi juga bakal memverifikasi stadion tersebut.

Tag: liga 1

Bagikan: