Said Aqil Tak Dukung Prabowo-Sandi!

Tim Editor

Said Aqil Siradj (Foto: nu.or)

Jakarta, era.id - Pertemuan PBNU dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berbuntut panjang. Sebagian besar kaum nahdiyin kebingungan. Benarkah Ketua Umum PBNU itu mendukung Prabowo-Sandi?

Said Aqil Siradj (SAS) Institut menegaskan tidak pernah ada pernyataan dari Said Aqil yang mendukung Prabowo-Sandi. Pertemuan pada Kamis (16/8) lalu ternyata malah disalahartikan sebagian orang.

"Pernyataan yang disampaikan KH. Said Aqil Siradj tidak ada satupun yang bisa diartikan sebagai dukungan kepada-kepada pasangan Prabowo-Sandiaga Uno," kata Direktur Eksekutif Said Aqil Siradj (SAS) Institut, Imdadun Rahmat dalam pernyataan tertulis yang diterima era,id, Rabu (22/8/2018).

"Said Aqil Siradj sebagai Ketua Umum PBNU tidak mendukung pasangan Calon Prabowo-Sandi," tegas Imdadun lagi.

Melalui Said Aqil Siradj (SAS) Institut, Said Aqil meminta kepada warga NU supaya tidak terpengaruh berita bohong yang mengarah pada upaya membenturkan dirinya dengan Ma'ruf Amin. Buntutnya, bisa mengarah pada perpecahan dalam keluarga besar kaum nahdiyin.

Baca juga: Said Aqil Kasih Prabowo Kartu Anggota NU

"Said Aqil Siradj sebagai pribadi yang memiliki hak konstitusional untuk menentukan dukungannya tetap istiqomah terkait doa, restu ,solidaritas dan dukungan beliau kepada KH. Ma'ruf Amin sebagai sesama ulama dan khususnya sesama tokoh NU," jelas Imdadun.

Dalam pertemuan kala itu, Said Aqil Siradj mengatakan akan memberikan kartu anggota Nahdlatul Ulama (NU) untuk Prabowo Subianto. 

Hal itu dikatakan Said Aqil usai menerima kedatangan pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Kantor PBNU, Jakarta. Prabowo juga mengaku menemukan kesamaan visi-misi antara pihaknya dengan NU.

Kata Prabowo, jika dirinya terpilih dalam Pemilu Presiden 2019, NU menitipkan permasalahan ekonomi seperti tingginya angka kemiskinan dan kesenjangan sosial kepada dirinya.
 

Tag: pilpres 2019

Bagikan: