Djoko Santoso Fokuskan Rebut Hati dan Pikiran Rakyat

| 21 Sep 2018 23:02
Djoko Santoso Fokuskan Rebut Hati dan Pikiran Rakyat
Djoko Santoso (FOTO: Mery/era.id)

Jakarta, era.id - Ketua Tim Pemenangan Koalisi Indonesia Adil Makmur, Djoko Santoso mengatakan, dirinya telah memberi arahan kepada seluruh tim sukses dan kader partai untuk berkampanye secara damai.

Menurut dia, pertarungan yang sesungguhnya di dalam pemilihan presiden (pilpres) ini adalah pertarungan bagaimana caranya untuk merebut hati dan pikiran rakyat.

"Ya, begitu ya. Itu tadi kita breakdown ke semua timses kalau ada briefing, terus untuk memperhatikan. Karena sebenarnya yang namanya kompetisi pemilu itu rebutan hati dan pikiran rakyat," katanya usai pengambilan nomor urut di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).

Selain itu, Djoko juga mengungkap, dirinya sebagai ketua tim pemenangan telah memberi arahan untuk merebut hati dan pikiran rakyat. "Yah itu arahannya bagaimana merebut hati dan pikiran rakyat," katanya.

Menurut Djoko, jika nantinya tim sukses maupun kader tidak dapat menahan diri akan ada sanksi tersendiri. "Yah ditegur, kalau tiga kali yah kena sanksi. Wong itu gawean aku waktu jadi komandan," jelasnya.

Di sisi lain, Koordinator Juru Bicara, Dahnil Simanjuntak mengatakan bahwa, dirinya telah mengimbau untuk berkontestasi secara baik, saat deklarasi kampanye damai pada 23 September 2018 mendatang 

"Sejak awal saya mengimbau teman-teman Jubir dan lainnya, bahwa menyampaikan narasi dan pesan tadi. Damai. Kalau kita berkontedtasi dengan cara baik saja, maka kemenangan itu kemenangan akan diperoleh dengan baik pula," ujar Dahnil.

Dahnil juga mengingatkan agar jangan ada kecurangan yang dilakukan para Jubir maupin tim sukses saat kampanye nanti. "Jangan sampai ada kecurangan. Pertama kami tidak mau ada kecurangan," jelasnya.

Selain itu, Dahnil juga mengaku telah memberi arahan agar tim pemenangan untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. "Semua harus begitu. Dan yakin lah masyarakat akan dalam posisi yang sama," tuturnya.

Rekomendasi