Awal Pekan Dolar AS Dibuka Rp14.870

Tim Editor

Ilustrasi dolar AS (Pixabay)

Jakarta, era.id - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini kembali menunjukkan penguatan. Di mana dolar AS pagi ini menguat 35 poin ke angka Rp 14.870 dari hari kemarin.

Dikutip dari data perdagangan Reuters, Senin (24/9/2018), dolar AS hari ini bergerak dari level Rp14.855 di angka terendahnya dan Rp14.878 di angka tertinggi. Pergerakan dolar pekan ini menguat dibanding pada akhir pekan kemarin yang sempat mereda di level Rp14.815.

Capture data perdagangan Reuters

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memiliki kecenderungan terapresiasi dan menguat. Salah satu faktornya pada pengaruh pasar keuangan global antara AS dengan China.

"Dengan isu baru ini membuat hubungan dagang AS-Tiongkok yang sebelumnya mengalami ketegangan karena penetapan tairf impor barang semakin memburuk," kata Ariston seperti dikutip dari Antara.

Ia mengemukakan Tiongkok menambahkan 60 miliar dolar AS produk AS ke daftar tarif impornya, itu merupakan balasan Tiongkok terhadap bea masuk AS atas barang-barang Tiongkok senilai 200 miliar dolar AS.

Sementara itu, Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah tipis 3,57 poin pada Senin, dibayangi sentimen perang dagang.

Pada perdagangan pre opening, IHSG berada di level 5.946,500. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 LQ45 berada di posisi 944,901.

Membuka perdagangan, IHSG langsung turun 3,57 poin atau 0,06 persen menjadi 5.954,17, Sementara indeks LQ45 bergerak turun 1,31 poin atau 0,14 persen menjadi 942,10.

"Sentimen perang dagang kembali mewarnai pasar saham global, termasuk IHSG," kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah.

Ia mengatakankan investor berharap ada rekonsiliasi antara Amerika Serikat dan Tiongkok dalam hal perdagangan. Artinya, pelaku pasar menilai masih ada kemungkinan kedua pihak dapat menyelesaikan permasalahan itu.

"Dampak sentimen itu bisa membuat pergerakan bursa saham bervariasi," lanjutnya.

Sementara itu, dari indeks utama bursa Wall St pada perdagangan akhir pekan kemarin (21/09) bergerak bervariatif dengan mayoritas berada di teritori negatif. Indeks S&P melemah terbatas 0.04 persen dan Nasdaq koreksi sebesar 0.51 persen. Sedangkan Dow Jones berhasil menguat 0.32 persen di tengah pelemahan indeks utama lainnya.

Sedangkan untuk bursa regional, di antaranya indeks Kospi menguat 15,72 poin (0,68 persen) ke 2.339,17, indeks Hang Seng melemah 358,98 poin (1,28 persen) ke 27.594,60, dan indeks Strait Times menguat 2,72 poin (0,08 persen) ke posisi 3.220,40.

Tag: dolar as nilai tukar rupiah ihsg pasar saham

Bagikan: