Mudah-mudahan Haringga Sirla adalah Korban Terakhir

Tim Editor

Haringga Sirlan memamerkan KTA dan kaus persijanya. (Foto: Istimewa)

Jakarta, era.id - Anggota The Jakmania Haringga Sirla (23) bukan korban pertama yang tewas karena sengitnya rivalitas tim sepak bola Persib Bandung dan Persija Jakarta. Setidaknya sudah ada enam korban lainnya yang berasal dari suporter Persib--Bobotoh--dan suporter Persija--The Jakmania--sejak 2012 lalu.

Ayah Haringga, Siloam berharap, anaknya jadi korban terakhir dari perseteruan antar pendukung tim sepak bola itu. Dia juga berharap, tak ada lagi korban dari rivalitas antar Viking dan The Jakmania ini di kemudian hari.

Baca Juga : Cerita Sahabat Haringga Sirla Sebelum ke Bandung

"Yah mudah-mudahan ini Hari (sapaan Haringga) yang terakhir. Jangan ada lagi Hari dari Persib maupun Persija. Biarlah anak saya yang terakhir," ucapnya, saat ditemui wartawan di rumah duka, Jalan Bangun Nusa, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Senin (24/9/2018) malam.

Apalagi, tambahnya, kedua klub sepak bola ini memiliki pendukung tak hanya dari daerah asal tim tersebut, tapi di seluruh daerah di Indonesia. Sehingga, rivalitas ini bisa meluas ke berbagai daerah.

"Jangan sampai ada korban lagi. Karena kan emang fan dari Persija di Jatibarang (Indramayu, Jawa Barat) juga banyak, yang datang ke rumah (tempat Haringga dikebumikan) itu kan dari Jawa Barat juga. Mungkin fan Persib yang dari Jakarta banyak juga kan," kata dia.


Foto diri Haringga muda (Mery/era.id)

Pelaku harus dihukum setimpal

Nyawa anaknya sudah tak ada lagi. Siloam pun menyerahkan kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini. Dia berharap, seluruh pelaku pengeroyokan Haringga dihukum dengan hukuman yang setimpal. 

"Harapan saya sih dihukum setimpal lah sesuai dengan hukum (yang berlaku). Namanya ngilangin nyawa orang kan," tuturnya.

Menurut Siloam, dirinya akan menerima kenyataan anaknya meregang nyawa dengan begitu tragis jika sang anak melakukan kesalahan, semisal mencuri sepeda motor. Namun, kematian Hari ini terjadi dengan tindakan yang tidak beradab.

"Ya kalau anak saya nyolong, saya terima lah tapi ini kan enggak. Anak ini kan enggak (hanya menonton bola). Malah anak ini sampai diseret kalau lihat videonya," tutur Siloam.


Baca Juga : Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok Massa di Stadion GBLA

Dari peristiwa ini, Polisi menangkap delapan orang tersangka pelaku dugaan pengeroyokan berujung maut Haringga. Mereka adalah Goni Abdulrahman (20), Aditya Anggara (19), Dadang Supriatna (19), Satria Muhammad Renaldi (17), Dani Fahmi Alamsyah (16), Budiman (41), Cepi (20) dan Joko Susilo (32).

Para tersangka tersebut ditahan oleh Satreskrim Polrestabes Bandung. Sejumlah barang bukti yang disita polisi dari tangan para tersangka di antaranya balok kayu, pecahan piring dan botol, tujuh stel baju tersangka, baju dan celana korban.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP karena melakukan penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia.


Kuburan Haringga Silra. (Istimewa)

Baca Juga : Setop Kekerasan dalam Sepak Bola!

Berikut kami paparkan tujuh korban akibat rivalitas Persib dan Persija;

1. Rangga Cipta Nugraha (Bobotoh)
Usia: (22 tahun) 
Kejadian: 27-05-2012
Penyebab kematian: tusukan senjata tajam 

2. Lazuardi (Bobotoh)
Usia: 29 tahun 
kejadian: 27-05-2012
Penyebab kematian: pengeroyokan 

3. Dani Maulana (Bobotoh)
Usia: 17 tahun
Kejadian: 27-05-2012
Penyebab kematian: pengeroyokan

4. Gilang (The Jakmania Pekalongan)
Usia: 24 tahun
Kejadian: 06-11-2016
Penyebab kematian: jatuh dari kendaraan 

5. Harun Al Rasyid Lestaluhu Ambon (The Jakmania Kali Malang)
Usia: 30 tahun
Kejadian: 06-11-2016
Penyebab kematian: pengeroyokan di Tol Palimanan, Cirebon

6. Ricko Andrean (Bobotoh)
Usia: 22 tahun
Kejadian: 27-07-2017
Penyebab kematian: pengeroyokan

7. Haringga Sirla (Jakmania)
Usia: 23 tahun
Kejadian: 23-9-2018
Penyebab kematian: Pengeroyokan

Tag: pengeroyokan persija persib

Bagikan: