Dilansir dari Antara, tarian tersebut terinspirasi dari bunga wijaya kusuma, bunga langka yang hanya mekar di malam hari dan harum mewangi. Bunga ini tak bisa dianggap sebelah mata.
Bagi Keraton Yogyakarta dan Surakarta, bunga ini memiliki arti khusus. Dalam bahasa Sansekerta, 'wijaya' artinya 'kemenangan' dan bunga ini dipercaya membawa berkah bagi para raja.
Bunga yang mekar saat bulan bercahaya dihadirkan dengan indah melalui tarian Julius Jun Obero, yang diikuti penari Rhea Marquez.
Keduanya dikelilingi 'Bunga Kemenangan' yang diproyeksikan laser mengikuti pergerakan mereka. Mereka melakukan 'Pas Des Deux' bersamaan dengan mekarnya bunga di layar Tarian harmonis ini melambangkan kemenangan, seperti bunga yang mekar di layar. Kemenangan yang datang dari persatuan harmonis dari masyarakat yang bertoleransi dan menerima satu sama lain, meski berbeda.
Penari duet dari Fiipina ini adalah saksi hidup bahwa seni tak mengenal batas. Keduanya sering mengikuti berbagai kejuaraan tari internasional dengan penampilan mereka yang memukau dan memenangkan banyak medali emas.
-
Misteri Kematian Anak Gajah di Tesso Nilo, Pemilik Lahan Jadi Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
03 Mar 2026 11:001 -
2
-
Situasi Geopolitik Memanas, Prabowo Kumpulkan Mantan Presiden dan Wapres di Istana Malam Ini
03 Mar 2026 15:493 -
4
-
Kena OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terancam Gagal Lebaran Bareng Keluarga
03 Mar 2026 12:175