Persaudaraan 212 Bakal Kawal Pemeriksaan Amien Rais

Tim Editor

Amien Rais (Foto era.id)

Jakarta, era.id - Polisi menjadwalkan ulang pemeriksaan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais terkait dengan berita bohong yang diutarakan Ratna Sarumpaet. Ini kali kedua polisi memanggil Amien Rais untuk dimintai keterangannya.

"Iya dijadwalkan (Rabu)," ujar Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta saat dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Senin (8/10/2018).

Meski begitu, Nico belum dapat memastikan kapan Amien Rais akan dimintai keterangannya. Menurutnya Amien Rais dipanggil sebagai saksi terkait kasus Ratna Sarumpaet.

Polisi berharap Amien datang pada pemanggilan kedua ini. 



Selain pemanggilan ulang Amien Rais ke Polda, beredar kabar akan adanya aksi mengawal pemeriksaan terhadap Amien Rais yang akan dilakukan oleh Persaudaraan Alumni 212. Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif pun membenarkan adanya rencana tersebut. 

"Insya Allah," kata Slamet Maarif, dikonfirmasi wartawan.

Dikawal Alumni 212

Menurut Ketua Persaudaraan PA 212 Slamet Ma'arif, pengawalan terhadap Amien Rais merupakan wujud solidaritas. Apalagi, Amien Rais sendiri merupakan ketua dewan penasihat di PA 212. 

"Ya jadi karena pak haji Amien Rais selaku ketua dewan penasihat di PA 212 maka kami sepakat dalam kepengurusan kami, Insya Allah hari Rabu kita akan kawal, kita akan dampingi beliau sampai ke Polda Metro Jaya," jelas Slamet Maarif kepada wartawan.

Setidaknya, kata Slamet, massa pendamping pemeriksaan Amien Rais berjumlah 500 orang, mereka akan berkumpul di masjid Al Munawar, Pancoran dengan (salat) Dhuha bersama dan doa bersama, baru kemudian bertolak mengantar Amien Rais ke Polda Metro Jaya. Namun, katanya, kemungkinan jumlah massa akan bertambah.

"Insya Allah untuk berapa orangnya kita belum bisa pastikan, yang jelas dari jawara, brikade, laskar yang sudah siap mengawal beliau sudah ada 500 akan hadir di Al Munawar belum termasuk anggota, simpatisan, dan alumni 212 yang akan langsung hadir tidak pakai konfirmasi lagi," tuturnya.

Selain itu, Slamet menegaskan aksi solidaritas ini tidak hanya belaku kepada Amien Rais. PA 212 juga akan melakukan pergerakan jika ada ulama-ulama dan tokoh yang dikriminalisasi. 

"Kami engga akan diam, kami akan bergerak kalo ada tokoh-tokoh ulama kami yang akan coba-coba di kriminalisasi. Oleh karenaya, kita akan kawal beliau, dampingi beliau sampai dengan Polda Metro Jaya," lanjutnya.

Kendati begitu, menurut Slamet, tidal akan ada orasi, massa hanya mendampingi Amien Rais dari kedimaan menuju Polda hingga kembali ke kedimaannya.

"Ya kita akan kawal beliau, akan tunggu beliau sampai beliau keluar. Kita engga akan bubar, engga akan pulang kalau pak Amien belum keluar dari Polda Metro Jaya, kalau belum kembali ke rumahnya. Itu tujuan kami, kita pastikan pak amien akan pulang kerumahnya," tuturnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah resmi menahan Ratna Sarumpaet, pada Jumat (5/10). Ratna disangkakan dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE dan terancam hukuman 10 tahun penjara.

Tag: drama ratna sarumpaet ratna sarumpaet ditangkap amien rais

Bagikan: