Bobby Nasution Dukung Prabowo-Gibran, Ganjar Optimis Raih Suara Terbanyak di Medan

| 15 Nov 2023 09:46
Bobby Nasution Dukung Prabowo-Gibran, Ganjar Optimis Raih Suara Terbanyak di Medan
Capres Ganjar Pranowo dan Cawapres Mahfud MD. (Gabriella/ERA)

ERA.id - Calon Presiden (Capres) nomor urut tiga, Ganjar Pranowo optimis raih suara terbanyak  di Medan, Sumatera Utara dalam pesta demokrasi pemilihan presiden tahun 2024.

Meskipun, Wali Kota Medan Bobby Nasution mendukung pasangan Capres dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

"Enggak, kami sangat optimis," kata Ganjar di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023).

Terkait dengan beredarnya surat DPC PDI Perjuangan Medan kepada Bobby, mantan gubernur Jawa Tengah itu mendukung langkah tersebut.

Adapun surat tersebut menyatakan Bobby tak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota PDIP. Menurut Ganjar, sanksi tersebut sudah tepat.

"Kalau memang indisiplin dan aturan partai tidak ditaati, saya kira partai tidak boleh ragu dalam memutuskan itu,” tegasnya.

“Dan kader pasti sangat senang dan hormat karena ini bagian dari sebuah konsekuensi pilihan politik. Saya kira tindakannya sudah betul," imbuh Ganjar.

Diberitakan sebelumnya, Bobby Nasution tak lagi dianggap memenuhi syarat sebagai anggota dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Hal itu tertuang dalam surat Nomor: 217 /IN/DPC-29.B-26.B/XI/2023 yang ditandatangani oleh Ketua DPC PDIP Kota Medan Hasyim tertanggal 10 November 2023. Surat tersebut sudah diterima oleh pihak Bobby pada Senin (13/11).

"Saudara Muhammad Bobby Afif Nasution tidak lagi memenuhi syarat sebagai anggota PDI Perjuangan," demikian bunyi penggalan surat tersebut.

Bobby dianggap telah melakukan pelanggaran kode etik dan disiplin anggota PDIP lantaran mendukung pasangan calon presiden (capres) dan calon presiden (cawapres) lain.

Seperti diketahui, PDIP bersama PPP, Partai Hanura, dan Perindo sepakat mengusung pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"DPC PDI Perjuangan Kota Medan menyatakan bahwa Saudara Muhammad Bobby Afif Nasuition telah terbukti melakukan tindakan pelanggaran Kode Etik dan Disiplin Anggota Partai dengan tidak memenhi peraturan dan keputusan partai karena mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung oleh partai politik lain."

Selain itu, Bobby juga disebut tidak mematuhi arahan partai usai memberikan klarifikasi pada 6 November lalu kepada Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai.

Menantu Presiden Joko Widodo itu juga hingga saat ini juga belum mengembalikan kartu tanda anggota (KTA) dalam jangka waktu tiga hari setelah klarifikasi dilakukan.

Rekomendasi