Sinyal Black Box CVR Sudah Tak Tedengar

Tim Editor

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono. (Diah/era.id)

Jakarta, era.id - Seminggu setelah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang beregistrasi PK LQP di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, cockpit voice recorder (CVR), bagian black box, yang berisi rekaman percakapan pilot dengan kopilot sampai saat ini belum juga ditemukan.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengatakan, sinyal yang dipancarkan CVR Lion Air itu sudah tak lagi terdengar. Tapi, ini tidak akan menghalangi upaya KNKT mencari bagian penting untuk mengetahui penyebab kecelakaan ini.

"Sekarang pun kita sudah tak mendengar sinyalnya. Jadi, dengan metode apapun kita akan cari CVR itu," kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018).

Soerjanto bilang, meskipun Basarnas akan berhenti melakukan pencarian korban, KNKT masih berusaha mencari CVR di pesawat nahas itu. Soerjanto bersikeras mencari CVR karena rekaman suara di kokpit pilot penting untuk penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat. Basarnas akan menghentikan pencariannya, setelah 10 hari bekerja sejak peristiwa ini terjadi, atau Rabu (7/11).


(Ilustrasi/era.id)

Namun, KNKT tak mematok waktu sampai berapa lama pencarian akan dilakukan. Dia hanya memastikan bakal mencari sampai barang ini ditemukan.

"Saya belum bisa memastikan tapi akan saya cari terus sampai dapat," katanya.

Kepada keluarga korban yang dikumpulkan dalam satu ruangan, Soerjanto menjelaskan saat ini, data black box flight data recorder (FDR) yang ditemukan beberapa waktu lalu sudah diunduh untuk proses investigasi. FDR ini berisi data penerbangan sebelum pesawat tersebut jatuh.

"Dalam jangka 1 bulan, KNKT akan menerbitkan data awal. Investigasi mengumpulkan data yang diperlukan dari Lion Air dan wawancara saksi. Saat ini, tim sedang mempelajari data yang diunduh dari FDR," kata dia.

Soerjanto berharap, black box CVR bisa segera ditemukan. "Namun, jika belum ditemukan, dengan data yang ada kami akan berusaha mungkin menemukan penyebabnya (jatuhnya pesawat tersebut)," ujar Soerjanto.


(Ilustrasi/era.id)

Tag: lion air jatuh

Bagikan: