Partai Berkarya Siap Perjuangkan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Tim Editor

Presiden Soeharto (FOTO: reuters)

Jakarta, era.id - Pendiri sekaligus Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang bilang, partainya akan memperjuangkan presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto untuk memperoleh gelar pahlawan nasional. Ini bakal mereka lakukan kalau lolos ke parlemen.

"Partai Berkarya sebagai partai yang bertujuan meneruskan pikiran-pikiran Pak Harto akan memperjuangkan gelar pahlawan bagi Pak Harto, bila mendapatkan kursi di Senayan pada Pemilu 2019," kata Badar dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Badar bilang, partainya kecewa karena usulan gelar pahlawan nasional untuk Soeharto, belum dikabulkan sejak sepuluh tahun terakhir. Padahal, kata dia, sudah ada usulan partai tertentu yang meminta gelar itu direalisasikan namun kandas di tengah jalan dengan berbagai alasan.

"Bahkan kader partai itu sempat menjabat Menteri Sosial di mana kementerian tersebut merupakan tempat penggodokan nama sebelum ditandatangani presiden apakah yang bersangkutan sah menjadi pahlawan nasional atau tidak. Karena kepentingan politik, semangat usulan itu redup hingga kini," kata Badar.

Dia mengatakan, Soeharto telah berjasa pada perjuangan mengisi kemerdekaan, pemberantasan PKI dan membangun Indonesia selama berkuasa 32 tahun, sehingga patut mendapatkan pengakuan gelar pahlawan nasional.


Presiden Soeharto saat menyatakan mundur (Foto: Reuters)

"Predikat sebagai bapak pembangunan hingga saat ini melekat di hati rakyat Indonesia. Wacana Trilogi Pembangunan berupa stabilitas, pertumbuhan dan pemerataan yang dibangunnya saat berkuasa masih terasa dan dibutuhkan bangsa saat ini," jelas dia.

Badar mengakui upaya Berkarya untuk bisa lolos Parlementary Treshold sebesar empat persen suara sah nasional tidak mudah. Menurut dia, tumpuan harapan ada pada pengurus dan calon legislatif di semua tingkatan untuk merealisasikan target tersebut.

Ditegaskan Badar, di sisa waktu lima bulan ini Berkarya akan terus menyosialisasikan ke masyarakat dengan membawa pikiran-pikiran Soeharto yang pro kemakmuran rakyat, seperti program ekonomi kerakyatan yang mudah dilaksanakan oleh rakyat, misalnya bertani dan berternak di halaman rumah, menciptakan industri kreatif, remaja dan mahasiswa kreatif, masyarakat yang berkualitas di lingkungannya.

"Kami meminta seluruh kader memperkenalkan dan meyakinkan masyarakat akan keberadaan Partai Berkarya sebagai partai baru dan sebagai pilihan tepat untuk mengembalikkan suasana nyaman seperti masa Pak Harto berkuasa sesuai tanda jaman saat ini," kata dia.

Badar mengatakan masyarakat butuh lapangan pekerjaan yang mudah, harga pangan yang terjangkau dan merasa aman di lingkungan. Menurut dia, suasana itu banyak dirindukan pada sosok Soeharto.

Dia mengatakan seluruh anak Soeharto telah bergabung didalam Partai Berkarya di bawah kepemimpinan Ketua Umum Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto). Dia meyakini masih banyak masyarakat yang mencintai Soeharto.

"Insyaallah bila kami lolos ke Senayan tahun 2019, usulan pahlawan nasional akan kami perjuangkan. Menurut survei Indo Barometer beberapa waktu lalu, kepemimpinan Pak Harto diakui 32 persen responden, atau tertinggi di antara presiden yang pernah ada di Indonesia. Ini modal Partai Berkarya untuk bergerak meraup suara," ujar dia.

Tag: presiden soeharto titiek soeharto partai berkarya

Bagikan: