Suku Bunga BI Naik, Dolar AS Rp14.665

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta, era.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat sore ini. Mata uang Paman Sam pun berhasil didorong ke kisaran Rp14.600.

Mengutip data perdagangan Reuters, Kamis (15/11/2018) pukul 16.25 WIB, rupiah berhasil menguat 0,74 persen dibandingkan posisi sebelumnya dan menjadikan dolar AS berada di kisaran Rp14.665.

Adapun sepanjang hari ini dolar AS bergerak dari Rp14.631-14.784. Nilai tukar dolar AS masih belum kembali menyentuh Rp15.000 setelah lengser dari posisi tersebut dua pekan lalu. 



Secara year to date (ytd) atau dari awal tahun hingga saat ini, dolar AS sudah menguat terhadap rupiah sebesar 8,67 persen. Di sisi lain, pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, sudah mulai menjual dolar AS pada kisara Rp14.600.

Bank BCA, misalnya kembali menjual dolar AS pagi ini pada kisaran Rp14.690, sekitar pukul 16.35 WIB. Sedangkan harga jual tertinggi dicatat Bank Mandiri Rp14.730 per dolar AS.


Data perdagangan Bank BCA

Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuannya pada November 2018 menjadi enam persen, kenaikan "7 Day Reverse Repo Rate" ini dilakukan di tengah pergerakan nilai tukar rupiah yang sebenarnya terus menunjukkan penguatan terhadap dolar AS. Adapun pergerakan kurs tersebut dapat mendorong proses penyesuaian sektor eksternal untuk menopang perekonomian. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, selama kuartal III 2018 ini rupiah terdepresiasi 3,84 persen secara point to point. Sementara pada Oktober 2018, rupiah melemah 1,98 persen. 

"Secara point to point, rupiah melemah sebesar 3,84 persen pada kuartal III 2018 dan 1,98 persen pada Oktober 2018 akibat ketidakpastian ekonomi global," ujar Perry di Gedung BI, seperti dikutip Antara.

Tag: nilai tukar rupiah dolar as

Bagikan: