KNKT Bakal Lanjutkan Investigasi Lion Air Selama Setahun

Tim Editor

KNKT menggelar konferensi pers hasil investigasi jatuhnya Lion Air. (Diah/era.id)

Jakarta, era.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih terus melanjutan investigasi penyebab jatuhnya pesawat Lion Air PK LQP dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang, di perairan Tanjung Pakis, Karawang, usai mengeluarkan hasil investigasi awal.

Kepala Sub Komite Penerbangan KNKT Kapten Nurcahyo Utomo menyebut, penyelesaian laporan investigasi akan diselesaikan selama 12 bulan sejak kejadian jatuhnya pesawat.

"Rencananya KNKT ingin menyelesaikan laporan selama 12 bulan. Mengingat bahwa kecelakaan ini menjadi perhatian dunia," ucap Nurcahyo di Kantor KNKT, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

Selain itu, lanjut dia, banyak pihak di seluruh dunia yang ingin belajar soal permasalahan penerbangan penyebab kecelakaan Lion Air PK LQP untuk menjadi acuan supaya tidak terulang. 


Kronologi jatuhnya Lion Air PK-LQP. (Mahesa/era.id)

"Apabila dalam proses investigasi ini KNKT mendapatkan hal yang kira-kira perlu diperbaiki untuk keselamatan, maka KNKT akan segera memberitahukan pihak terkait tentang isu keselamatan untuk dilakukan perbaikan," ungkapnya.

Setelah ini, KNKT juga akan melakukan rekonstruksi penerbangan yang mengalami kecelakaan di engineering simulator, fasilitas yang dimiliki oleh Boeing sebagai pabrik pembuat pesawat. "Ada beberapa hal yang akan dilakukan, salah satunya adalah merekonstruksi kecelakaan ini berdasarkan data FDR," tutur dia.

KNKT juga akan memeriksa sensor Angle of Attack (AoA) yang terpasang dan ikut jatuh bersama pesawat nahas tersebut, yang sebelumnya pernah diperbaiki di Florida.

"KNKT juga akan melakukan pemeriksaan mengenai fasilitas yang di Florida ini, apa yang dilakukan, apa kerusakan yang dialami, bagaimana perbaikan dan hasil tes yang dilakukan terhadap AoA sensor yang terpasang di pesawat," kata dia.

Baca Juga : Ikut 'Menjemput' Para Penumpang Lion Air di Tengah Laut

Komite Nasional Transportasi (KNKT) mengeluarkan dua rekomendasi terkait keselamatan penerbangan untuk maskapai Lion Air. Rekomendasi ini dikeluarkan berdasarkan hasil investigasi awal terhadap black box Flight Data Recorder (FDR) Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) lalu.

Kepala Sub Komite Penerbangan KNKT Kapten Nurcahyo Utomo menjelaskan, KNKT meminta Lion Air menjamin implementasi dari Operation Manual parta A subchapter 1.4.2.

"Hal ini dalam rangka meningkatkan budaya keselamatan dan untuk menjamin pilot dapat mengambil keputusan untuk meneruskan penerbangan," kata Nurcahyo.

Kedua, lanjut Nurcahyo, KNKT merekomendasikan Lion Air menjamin semua dokumen operasional diisi dan dikomentasikan secara tepat.


Spesifikasi pesawat Lion Air PK-LQP. (Mahesa/era.id)

Tag: lion air jatuh

Bagikan: