Saatnya Menyadari Bahaya Bencana yang Ancam Negeri

| 23 Dec 2018 20:34
Saatnya Menyadari Bahaya Bencana yang Ancam Negeri
Sekjen PDIP, Hasto Kristyanto (Wardhany.era.id)
Jakarta, era.id - PDI Perjuangan menyampaikan dukacita yang mendalam kepada para korban dan keluarga akibat bencana tsunami yang menghantam sepanjang pesisir pantai di wilayah Provinsi Banten dan Lampung Selatan. 

"Semoga para korban diampuni segala kekhilafannya dan keluarga mereka senantiasa diberi kesabaran dan ketabahan," kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/12/2018).

Hasto mengatakan, kejadian bencana ini harusnya mampu menggugah kesadaran masyarakat bahwa secara geografis Indonesia merupakan wilayah rawan bencana. Apalagi, Indonesia dikelilingi cincin api Pasifik (Pacific Ring of Fire).

Dalam kesempatan itu, Hasto juga menyebut, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sudah beberapa kali mengingatkan potensi bencana yang akan dihadapi Indonesia.

Megawati menyampaikan pesan secara khusus agar kewaspadaan dan kesiapan perlu dilakukan, khususnya terkait aktivitas anak Gunung Krakatau. Hal ini disampaikan Mega dalam seminar mengenai peta rawan bencana yang diselenggarakan PDIP pada beberapa waktu lalu.

Diceritakan Hasto, saat itu, Megawati memerintahkan Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta, agar mempertanyakan soal kesiapan menghadapi bencana terkait aktivitas anak Gunung Krakatau kepada Gubernur Pemprov DKI Jakarta Anies Baswedan.

Bahkan, saat melepas bantuan untuk korban bencana ke Sulawesi Tengah pada 8 Oktober lalu, Megawati pun mengingatkan hal yang sama. "Saya minta tolong Jakarta, apa persiapannya. Bukan mau bikin takut. Cuma bagaimana agar tak panik karena tak ada panduan," kata Megawati saat itu.

Dalam konteks itu, Hasto mengatakan partai berlambang banteng itu sudah mengambil inisiatif untuk menyebarkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan sejak dini. 

Ke depannya, bertepatan dengan perayaan HUT partai pada 10 Januari mendatang, PDIP akan meluncurkan buku manual bencana. Buku itu akan berisi sosialisasi kepada anak SD, SMP, SMA, mengenai pemahaman soal area rawan bencana dan bagaimana harus menghadapinya bila bencana benar terjadi.

Buku itu disusun oleh Tim Baguna DPP PDI Perjuangan, berdasarkan hasil studi bersama lembaga negara terkait seperti BMKG, Pusat Mitigasi Bencana Geologi, dan lain-lain. 

"Kontribusi kecil ini kami harapkan bisa menjadi pemicu gerakan negara bersama rakyat yang lebih besar dalam menyiapkan mitigasi bencana yang lebih baik," ungkap Hasto.

Mengenai penanganan paskabencana di Banten dan Lampung, Hasto menegaskan PDI mendukung langkah-langkah cepat dari aparat pemerintahan untuk segera melakukan kegiatan pencarian, penyelamatan, hingga evakuasi. Baik itu dari BNPB Pusat dan Daerah, TNI/Polri, maupun aparat lainnya, untuk melakukannya bersama-sama rakyat. 

Sebagai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, kata Hasto, sudah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP yang sudah dilatih khusus oleh BASARNAS, agar segera turun secepatnya membantu proses pencarian dan evakuasi para korban bencana. 

Kata Hasto, Megawati juga berpesan agar skala prioritas bantuan ditujukan kepada korban, khususnya bagu ibu dan anak-anak yang jadi korban dalam bencana tersebut.

"Mari terus bergandengan tangan. Semangat Gotong Royong dan Solidaritas Kemanusiaan sangat penting sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa," tutupnya.

Rekomendasi