Yenny Wahid dan Khofifah Menghadap Anies Baswedan

Tim Editor

Yenny Wahid dan Khofifah Menghadap Anies Baswedan. (Diah/era.id)

Jakarta, era id - Putri Presiden RI Keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid dan Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa menyambangi Balai Kota DKI Jakarta untuk menemui Gubernur DKI Anies Baswedan.

Kedatangan kedua tokoh perempuan tersebut untuk berkoordinasi mempersiapkan Hari Ulang Tahun Ke-73 Muslimat NU di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. 

"Pemprov DKI Jakarta akan mendukung kegiatan itu, yaitu hari ulang tahun Muslimat NU yang ke-73 yang akan diselenggarakan di GBK pada tanggal 26 dan 27 Januari," tutur Anies di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (16/1/2019).

Khofifah--yang juga menjabat sebagai Ketua Muslimat NU--mengatakan, pertemuan ini juga bertujuan untuk berkoordinasi terkait rekayasa lalu lintas, ruang parkir, dan loading barang saat kegiatan tersebut berjalan.

Sebab, kemungkinan besar, para ibu-ibu NU dari berbagai daerah akan sampai ke Jakarta dan singgah di Monumen Nasional (Monas) Sabtu 26 Januari pada sore hari sebelum menghadiri acara tersebut. 

"Monas menjadi sesuatu yang prestise bagi ibu-ibu dari berbagai daerah jadi misalnya kalo air mancurnya, lampu-lampunya bisa dimaksimalkan tentu akan menjadi bagian yang bisa memberikan kebahagiaan dan suasana yang memberikan harapan bagi ibu pulang dengan membawa satu hal yang manis dari DKI Jakarta," ucap mantan Menteri Sosial tersebut. 

Kemudian, menurut dia, peserta HUT Muslimat NU akan masuk ke GBK pada pukul 00.00 WIB. Acarapun akan dimulai pukul 02.30 dengan kegiatan Sholat Sunnah Tahajud berjamaah dan selesai sekitar pukul 09.30 WIB.

Sementara itu, Khofifah mengatakan ada 100 ribu peserta yang akan hadir. Ia berharap kedatangan peserta dari berbagai daerah dapat membantu perekonomian di Jakarta. Acara tersebut juga direncanakan akan dimeriahkan dengan pemecahan rekor.

"Tujuh puluh lima persen per hari ini mereka update datang. Bisa mencukupi Stadion GBK," jelasnya.

Melanjutkan, Yenny yang juga merupakan putri dari pendiri NU ini bilang, acara nanti akan terbuka untuk umum. Dia mempersilakan warga lain yang ingin ikut berdoa untuk bergabung dalam perayaan tersebut.

"Mungkin Ini pengalaman spiritual yang berbeda karena tahajud secara bersama-sama massal salat subuh bersama-sama dan bergabung dengan ibu-ibu dari Muslimat NU. Insya Allah akan khusyuk sekali," ucap Yenny.
 

Bagikan: