KPU Akan Umumkan Tambahan 3 Caleg Eks Koruptor

Tim Editor

Komisioner KPU Wahyu Setiawan. (Diah/era.id)

Jakarta, era.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan merilis tambahan tiga orang calon anggota legislatif mantan narapidana korupsi yang telah masuk dalam daftar calon tetap (DCT) Pemilu Legislatif 2019.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyebutkan, tiga nama tersebut akan dibahas dalam rapat pleno terlebih dahulu sebelum diumumkan ke publik.

"Kami mendapat informasi yang terus kita dalami, itu sekitar 3 nama. Jika kita mendapatkan data dukung dan sudah terverifikasi tinggal kita umumkan," kata Wahyu kepada wartawan, Rabu (6/2/2019).

KPU telah mengumumkan 49 nama caleg DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan DPD RI yang merupakan eks koruptor lewat media dan situs web resmi KPU.

Lebih lanjut, KPU masih mempertimbangkan kemungkinan nama-nama eks koruptor tersebut dipajang di tempat pemungutan suara (TPS) tiap daerah pemilihan si bekas napi korupsi itu.

Diketahui, pengumuman daftar caleg eks koruptor ini mengacu pada ktentuan Pasal 182 dan Pasal 240 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu. Ada aturan dalam UU Pemilu untuk memyampaikan mantan napi koruptor atau mantan napi agar statusnya disampaikan kepada publik.

Berikut daftar caleg DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang berstatus mantan narapidana korupsi

Partai Golkar 
1. Hamid Usman. Caleg DPRD Provinsi Maluku Utara. Dapil Maluku Utara 3, nomor urut 1.
2. Desy Yusnandi. Caleg DPRD Provinsi Banten. Dapil Banten 6, nomor urut 4. 
3. H. Agus Mulyadi. Caleg DPRD Provinsi Banten. Dapil Banten 9, nomor urut 5.
4. Petrus Nauw. Caleg DPRD Provinsi Papua Barat. Dapil Papua Barat 2, nomor urut 12. 
5. Heri Baelanu. Caleg DPRD Kabupaten Pandeglang. Dapil Pandeglang 1, nomor urut 9. 
6. Dede Widarso. Caleg DPRD Kabupaten Pandeglang. Dapil Pandeglang 5, nomor urut 8.
7. Saiful T.Lami. Caleg DPRD Kabupaten Tojo Una Una. Dapil Tojo Una Una 1, nomor urut 12.
8. Edy Muldison. Caleg Kabupaten Blitar. Dapil Blitar 4, nomor urut 1. 

Partai Gerindra
1. Moh Taufik. Caleg DPRD Provinsi DKI Jakarta. Dapil DKI 3, nomor urut 1. 
2. Herry Jones Johny Kereh. Caleg DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Dapil Sulawesi Utara 1, nomor urut 2. 
3. Husen Kausaha. Caleg DPRD Kabupaten Belitung Timur. Dapil Maluku Utara 4, nomor urut 2. 
4. Ferizal. Caleg DPRD Kabupaten Belitung Timur. Dapil Belitung Timur 1, nomor urut 1. 
5. Mirhammuddin. Caleg DPRD Kabupaten Belitung Timur. Dapil Belitung Timur 2, nomor urut 1. 
6. H. Al Hajar Syahyan. Caleg DPRD Kabupaten Tanggamus. Dapil Tanggamus 4, nomor urut 1.

Partai Berkarya
DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota
1. Mieke L Nangka. DPRD Provinsi Sulawsi Utara 2, nomor urut 4.
2. Arief Armain. DPRD Provinsi Maluku Utara 4, nomor urut 1.
3. Yohanes Marinus Kota. DPRD Kabupaten Endi 1, nomor urut 1.
4. Andi Muttarmar Mattotorang. DPRD Kabupaten Bulukumba 3, nomor urut 9.

Partai Hanura
DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota
1. Welhemus Tahalele. DPRD Provinsi Maluki Utara 3, nomor urut 2.
2. Mudasir. DPRD Provinsi Jawa Tengah 4, nomor urut 1.
3. Akhmad Ibrahim. DPRD Provinsi Maluku Utara 3, nomor urut 5.
4. YHM Warsit. DPRD Kabupaten Blora 3, nomor urut 1.
5. Moh. Nur Hasan. DPRD Kabupaten Rembang 4, nomor urut 1.

PAN
1. Abdul Fattah. DPRD Provinsi Jambi. Dapil Jambi 2, nomor urut 1.
2. Masri. DPRD Kabupaten Belitung Timur. Dapil Belitung Timur 1, nomor urut 2.
3. Muhammad Afrizal. DPRD Kabupaten Lingga. Dapil Lingga 3, nomor urut 1.
4. Bahri Syamsu Arief. DPRD Kota Cilegon. Dapil Kota Cilegon 2, nomor urut 1.

Partai Demokrat
1. Jones Khan, dprd Kota Pagar Alam 3, nomor urut 1.
2. Jhony Husban, DPRD Kota Cilegon 1, nomor urut 4.
3. Syamsudin, DPRD Kabupaten Lombok Tengah 5, nomor urut 6.
4. Darmawati Dareho, DPRD Kota Manado 4, nomor urut 1.

Partai Garuda 
1. Ariston Moho. Caleg DPRD Kabupaten Nias Selatan. Dapil Nias Selatan 1, nomor urut 3.
2. Yulius Dakhi. Caleg DPRD Kabupaten Nias Selatan. Dapil Nias Selatan 1, nomor urut 1.

Partai Perindo
1. Smuel Buntuang. Caleg DPRD Provinsi Gorontalo. Dapil Gorontalo 6, nomor urut 1.
2. Zulfikri. DPRD Kota Pagar Alam 2. Dapil Kota Pagar Alam, nomor urut 1.

PKPI
1. Joni Kornelius Tondok. Caleg DPRD Kabupaten Toraja Utara. Dapil Toraja Utara 4, nomor urut 1.
2. Mathius Tungka. Caleg DPRD Kabupaten Poso. Dapil Poso 3, nomor urut 2.

PDI Perjuangan
1. Abner Reinal Jitmau, DPRD Prov Papua Barat 2, nomor urut 12

Partai Keadilan Sejahtera 
1. Maksum DG Mannassa, DPRD Kab/Mamuju 2, nomor urut 2

Partai Bulan Bintang
1. Nasrullah Hamka, DPRD Prov Jambi 1, nomor urut 10

Total: 40 orang.

Berikut Caleg DPD berstatus mantan terpidana korupsi:

1. DPD Provinsi Aceh  Abdullah Puteh Nomor 21
2. DPD Provinsi Sumatera Utara Abdillah Nomor 39
3. DPD Provinsi Bangka Belitung Hamzah Nomor 35
4. DPD Provinsi Sumatera Selatan Lucianty Nomor 41
5. DPD Kalimantan Tengah Ririn Rosyana Nomor 41
6. DPD Sulawesi Tenggara La Ode Bariun Nomor 68
7. DPD Provinsi Sulawesi Tenggara Masyhur Masie Abunawas Nomor 69
8. DPD Provinsi Sulawesi Tenggara A Yani Muluk Nomor 67
9. DPD Provinsi Sulawesi Utara Syachrial Kui Damapolii Nomor 40 

Total: 9 orang

Tag: caleg bermasalah kpu pemilu 2019

Bagikan: