Luhut Jelaskan soal Pemberian Amplop di Pesantren

Tim Editor

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. (era.id)

Jakarta, era.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya buka suara terkait video dirinya yang viral, saat memberikan amplop kepada KH Zubair Muntasor di Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan, Madura. 

Sehubungan dengan beredarnya video tersebut, Luhut menjelaskan kunjungannya itu merupakan bentuk silaturahmi. Kegiatan seperti itu di pondok pesantren sudah biasa ia lakukan sejak menjadi Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya di Madiun tahun 1995. 

"Bagi saya, keberadaan pesantren telah menjadi pilar penting untuk menjaga kekokohan NKRI. Dari kebiasaan itulah saya mulai mengenal almarhum Gus Dur yang kemudian banyak mengajari saya tentang tradisi pesantren, sejarah Islam, dan tentang Islam yang membawa kedamaian," tutur Luhut dalam keterangan tertulis yang diterima era.id, Jumat (5/5/2019).
 

Nah, khusus mengenai kunjungan ke Bangkalan, Luhut sengaja menjenguk KH Zubair yang sedang memiliki masalah kesehatan. Luhut enggan menjelaskan lebih lanjut penyakit apa yang diderita Zubair. 

"Sebagai tamu yang dijamu dan disambut dengan hangat, saya hanya dapat membalas dengan memberi bisyaroh sekadarnya untuk membantu pengobatan Beliau," jelas dia. 

Di Pondok Pesantren Nurul Cholil, Luhut mengaku hanya menitipkan pesan agar jangan sampai ada umat atau santri yang golput pada Pemilu 2019.

Luhut juga menyesalkan adanya tudingan yang menyebut dirinya melakukan money politic (politik uang) dan mengajak Zubair untuk mendukung pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf. "Saya mengimbau kepada para elite agar mengedepankan pikiran jernih ketimbang prasangka buruk, dan hati yang bersih ketimbang hati yang penuh kecurigaan," ungkap Luhut. 

"Demikian klarifikasi ini saya sampaikan dengan harapan dapat menghentikan fitnah atau kabar bohong yang diedarkan," tutupnya. 

Tag: luhut pandjaitan pelanggaran kampanye

Bagikan: