Nah salah satu perusahaan transportasi yang mengembangkan transportasi udara ini adalah Uber Technologies. Perusahaan asal negeri Paman Sam itu akan menggunakan kota terbesar kedua di Australia, Melbourne, sebagai lokasi uji internasional pertama untuk layanan taksi terbang UberAIR.
Uber sebelumnya memilih Dubai sebagai lokasi uji internasional pertama, namun menangguhkan rencana di Timur Tengah itu kemudian mengalihkannya ke Australia.
Tidak hanya Melbourne, taksi nirawak itu juga akan mengudara di sejumlah kota Amerika Serikat, termasuk Dallas dan Los Angles pada 2020, sebelum dioperasikan secara komersial pada 2023.
"Pemerintah Australia telah mengadopsi pendekatan ke depan untuk penerbangan dan teknologi transportasi di masa depan," ucap Manajer Regional Uber Australia, Selandia Baru dan Asia Utara, Susan Anderson, seperti dikutip Antara, Rabu (12/6/2019).
-
Imbas Tabrakan Kereta Api, Prabowo Gelontorkan Dana Rp4 Triliun Demi Pembangunan dan Perbaikan Perlintasan
28 Apr 2026 12:141 -
2
-
10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta Api Berhasil Diidentifikasi, Ada Vica Acnia dan Nur Ainia
28 Apr 2026 18:493 -
4
-
Ketua DPKLTS Dorong Pemulihan Hutan dan DAS untuk Tekan Risiko Bencana di Jawa Barat
28 Apr 2026 17:005