Dikutip dari BBC, Veby diketahui bekerja untuk media Suara Hong Kong News berbahasa Indonesia. Saat bentrokan pecah antara aparat keamanan dan pedemo, posisi Veby sedang berada di jembatan pejalan kaki yang menghubungkan HK Immigration Tower dengan Exit A4 dari Stasiun MTR Wanchai.
Polisi Hong Kong seketika membabi-buta memberondong peluru karet ke arah demonstran dan jurnalis. Padahal Veby dan jurnalis lainnya saat itu jelas-jelas memakai identitas jurnalis dengan rompi serta helm yang bertulisan 'PRESS'. Tak hanya peluru karet, sebelumnya aparat juga menembakkan water cannon dan gas air mata untuk memukul mundur massa.
Aksi protes masyarakat di Hong Kong kembali berujung bentrok pada Minggu kemarin. Padahal hari itu menjadi perayaan penting bagi China dalam peringatan 70 tahun Partai Komunis berkuasa. Namun, gelombang massa terlanjur memenuhi jalan-jalan di Hong Kong.
Baca Juga: Perjuangan Tanpa Kekerasan Mahatma Gandhi
-
Clift Sangra Rela Naik Berat Badan 20 Kilo Demi Film Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa
15 Mar 2026 08:081 -
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka Pemerasan THR, Kantongi Rp610 Juta Sejak 2025
15 Mar 2026 07:122 -
3
-
Tidak Terima Dihukum Push Up Lantaran Merokok di Bulan Ramadan, Preman Kampung Ngamuk Bawa Golok
15 Mar 2026 09:394 -
Rentan Disalahgunakan, Wacana Perppu Tindak Pidana Ekonomi Dinilai Harus Dihentikan
15 Mar 2026 23:575