Hanum Rais dan Hobinya Menghapus Tweetan

Tim Editor

Hanum Rais dan Ratna Sarumpaet (Instagram)

Jakarta, era.id - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Hanum Salsabiela Rais, kembali membuat kicauan kontroversial di akun Twitternya. Kali ini, putri Amien Rais itu menuding insiden penusukan Menko Polhukam Wiranto merupakan aksi rekayasa.

Hanum Rais yang kisah nyata hidupnya sering dibuat novel dan film ini memang kerap melontarkan tweet kontroversial dan gemar menghapus postingan di akun Twitternya @hanumrais.

"Setting-an agar dana deradikalisasi terus mengucur. Dia caper (cari perhatian). Karena tidak bakal dipakai lagi," tulis mantan jurnalis ini, pada Rabu (10/10) pukul 15.14 WIB.

Hanum lantas menyebut insiden penusukan mantan Panglima ABRI era Soeharto itu sebagai tindakan playing victim. "Mudah dibaca sebagai plot," sambungnya.

Menurut Hanum, kalimat-kalimat itu merupakan opini yang beredar di masyarakat mengenai berita penusukan yang dialami Wiranto. "Tidak banyak yang benar-benar serius menanggapi. Mungkin karena terlalu banyak hoax-framing yang selama ini terjadi," ucap dia.


Twitter @hanumrais

Namun beberapa saat kemudian kicauan tersebut hilang dari timeline-nya. Mungkin Hanum sadar jika ia sudah menuliskan kabar yang belum terkonfirmasi kebenarannya atau hoaks.

Kemudian pada pukul 16.11 WIB, Hanum muncul lewat klarifikasi sambil menampilkan screenshoot kicauannya, alasannya karena tidak sengaja terhapus. "Kehapus. Saya hanya menyampaikan betapa masy. skrg susah memahami mana yang harus dipercayai. Dan itu sangat mengkhawatirkan," tulis dia.

Hoaks Ratna Sarumpaet

Sebelumnya, Hanum Rais juga sempat membuat jengkel warganet saat dirinya merespons kebohongan Ratna Sarumpaet. Hanum yang saat itu mengaku sedih mendengar kabar pengeroyokan aktivis perempuan itu, lantas menyamakan Ratna dengan sosok Pahlawan Nasional Cut Nyak Dien. Padahal pengakuan Ratna tersebut cuma hoaks. Ia pun mengunggah video reaction terhadap kasus Ratna di akun Twitternya.

"Saat ini saya sedang berada dengan bunda Ratna Sarumpaet. Saya bisa merasakan (penderitaan beliau)," tutur Hanum Rais sambil menahan tangis dalam video yang diunggah di Twitter pada Selasa (2/10/2018).

Tapi sehari kemudian, video itu juga dihapus. Tak sampai di situ, penulis novel 99 Cahaya di Langit Eropa itu juga mengomentari warganet yang mempertanyakan kebenaran pengeroyokan Ratna.

"Sy juga dokter. Sy melihat meraba dan memeriksa luka Bu Ratna kemarin. Sy bisa membedakan mana gurat pasca operasi&pasca dihujani tendangan, pukulan. Hinalah mereka yang mengangga sbg berita bohong. Krn mereka takut, kebohongan yang mereka harapkan, sirna oleh kebenaran."


Twitter @hanumrais

Ia pun sempat berurusan dengan polisi terkait berita bohong pengeroyokan Ratna. Hari ini, akun Hanum sudah diproteksi alias digembok, jadi warganet tak bisa lagi nyinyirin Anggota DPRD DIY dari fraksi PAN ini.

Tag: twitter lite

Bagikan: