PKB Merasa Lebih Nyantri

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Instagram: cakiminow

Jakarta, era.id - Kaum santri boleh angkat kerah karena bangga saat ini. Soalnya, kalangan santri disebut cocok untuk menjadi cawapres di 2019.

Kaum sarungan ini ternyata banyak yang berpolitik. Nah, PKB mengklaim partainya yang paling 'nyantri' daripada partai yang lain. Alasannya, PKB lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) organisasi yang melahirkan banyak santri. Ini pula yang membuat partai berjulukan 'green party' pede jadi cawapres.

"Iya dong (PKB partai paling nyantri). Partai yang dilahirkan dari PBNU kan cuma PKB kok," kata Wasekjen PKB Daniel Johan dihubungi era.id, Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Utak-atik politik kalau santri jadi cawapres, maka akan terbentuk dua kutub, nasionalis-religius dan militer-religius. Lalu, mana yang akan paling cocok buat PKB?

"Yang penting untuk membawa Indonesia yang lebih baik," ujar Johan diplomatis.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) belakangan ini sering nongol di orang dekat Istana. Yang paling kentara, Cak Imin --yang mendapat gelar panglima santri nasional ini-- duduk di sebelah Presiden Jokowi saat meluncurkan kereta bandara beberapa waktu lalu.

Kata Daniel, kedekatan ini jangan diartikan Cak Imin mencari muka untuk jadi cawapres. Daniel berujar, kedekatan Cak Imin dengan Jokowi bukan baru ini terjadi, namun sudah terjalin lama dan dijaga.

"Kalau dekat sama Pak Jokowi kan enggak dari sekarang, dari dulu juga sudah dekat. Termasuk dengan komunikasi menteri-menteri juga baik," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR ini.

Presiden Joko Widodo dikabarkan sudah melakukan safari untuk mencari cawapres yang tepat. Sekretaris Fraksi PPP di DPR Amir Uskara menjelaskan, Presiden Jokowi sudah meminta saran pada PPP terkait figur untuk cawapresnya.

Menurut Amir, Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romi menyarankan Jokowi memilih figur dari 'kalangan hijau' sebagai pendampingnya pada Pilpres 2019.

"Maksudnya Pak Romi mau cawapresnya mewakili simbol Islam, ya dari santri," kata Amir, kepada era.id, Jumat (26/1/2018).

Anggota Komisi XI DPR itu menyampaikan, aspirasi internal PPP berharap Romi dipilih dan bersedia jadi cawapres Jokowi. Adapun PPP, kata Amir, sudah mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi pada Pilpres 2019. Selain PPP, Partai Nasdem, Hanura, dan Golkar juga sudah mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi.

“Tapi beliau (Romi) selalu mengatakan untuk pendamping Jokowi sepenuhnya kita serahkan ke Pak Jokowi. Kami hanya menyarankan supaya didampingi oleh simbol Islam, bisa diwakili dari unsur santri,” ungkap Amir.

Selain Jokowi, kabarnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga bersafari ke tokoh-tokoh Islam untuk mencari figur tepat cawapresnya. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyampaikan Prabowo akan kembali diusung pada Pilpres 2019. Menurut Fadli, Gerindra akan mengumumkan mengusung Prabowo jadi capres pada HUT ke-10 Gerindra, 6 Februari 2018.
 
Nama Jokowi dan Prabowo selalu menempati posisi teratas dalam semua hasil survei terkait figur untuk capres tahun depan. Karena hasil survei itu, banyak yang memprediksi Pilpres 2019 akan kembali mempertemukan keduanya dalam panggung persaingan menuju RI 1.

Tag: pilpres 2019 pkb santri kereta bandara minangkabau

Bagikan: