Aksi Nekat Belasan Pelajar Berlayar Lima Minggu Demi 'Mudik'

| 30 Apr 2020 10:14
Aksi Nekat Belasan Pelajar Berlayar Lima Minggu Demi 'Mudik'
Ilustrasi (Pixabay)
Jakarta, era.id - Larangan mudik ternyata tak hanya berlaku di Indonesia saja. Sejumlah negara seperti Belanda melarang warganya yang berada di luar negeri untuk pulang kampung. 

Tapi, seperti halnya warga di Indonesia yang rela melakukan apa saja demi bertemu keluarga di kampung, belasan pemuda Belanda nekat berlayar mengarungi samudera Atlantik demi kembali ke Negeri Kincir Angin tersebut.

Rombongan 24 pelajar Belanda yang tengah studi di Amerika Selatan, haru berlayar dengan menggunakan kapal layar selama lima minggu dari Kepulauan Karibia menuju Eropa.

 

Direktur sekolah pelayaran Masterskip yang menyelenggarakan program ini, Christophe Meijer kemudian mengambil keputusan penting di tengah situasi sulit tersebut.

"Kami memutuskan bahwa solusi terbaik adalah berlayar dengan para pelajar kembali ke Belanda, dibandingkan bertahan di Karibia dengan banyak pertanyaan di sana," ucap Meijer seperti dikutip dari CNN, Kamis (30/4/2020).

Para pelajar tersebut, bersama tiga instruktur dan 12 kru akhirnya melakukan perjalanan sejauh 8.336 km menuju Belanda melalui samudera Atlantik.

Karena tidak ada satu pun dari pelajar tersebut yang membawa persiapan untuk berlayar jarak jauh, mereka pun membeli baju hangat terlebih dulu sebelum berangkat dari Saint Lusia pada 18 Maret.

Kapal sempat singgah di Azores, kepulauan yang masuk wilayah Portugal yang berada di samudera Atlantik. Dalam perjalanan tersebut, kesehatan para penumpang juga dipantau dokter dan setelah dua minggu berlayar, mereka dinyatakan bebas dari virus korona.

Mereka akhirnya berlabuh dengan selamat di Harlingen pada Minggu (26/4) setelah lima pekan berada di laut.

 

Tags : mudik
Rekomendasi