Material Longsor Bersih, Puncak Bisa Dilintasi

Tim Editor

Situasi di Puncak (Foto: Kapusdatin Humas BNPB)

Jakarta, era.id - Setelah 7 jam menutup Jalan Raya Puncak, material longsor berhasil dibersihkan. 400 gabungan personel polisi dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya berhasil membersihkan material longsor pukul 16.00 WIB. Kini Jalan Raya Puncak bisa dilalui oleh roda dua.

"Sudah tidak ada material longsor tapi masih ada kerawanan lain dan ada tanah yang ambles di jalan," ujar Kapolres Kabupaten Bogor, AKBP Dicky Pastika Gading saat dihubungi era.id, Senin (5/2/2018).

Longsor tersebut terjadi di 4 titik di dekat Masjid At ta'wun Puncak, kawasan Riung Gunung Puncak, di Desa Tugu Jalan Raya Puncak, dan Grand Hill Jalan Raya Puncak. 

Meski sudah bersih dari material longsor, namun tidak semua kendaraan boleh melintas.

"Hanya roda dua ke jalur puncak. Kendaraan lain kita stop di Taman Safari. Kalau dari arah Cianjur di Ciloto," lanjut Dicky.



Ada Korban Tewas dan Hilang

Korban meninggal dunia akibat tertimbun longsor yang terjadi di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat berjumlah satu orang. Korban meninggal bernama Lilis (40). Sementara, korban kritis atas nama Fitria (38) dan masih dirawat di RSUD Cimacan, Cianjur.

"Yang pasti meninggal satu orang di At Tawun yang lain masih hilang. Lilis pemilik warung," kata Dicky.

Korban luka-luka lainnya atas nama Eneng (5), Fajril (3) dan Suhendar (30). Total korban di kawasan Masjid Atta'awun 1 meninggal 4 luka. Sebelumnya, era.id memberitakan, longsor ini memakan dua korban jiwa mengutip dari Kasatlantas Polres Bogor, Ajun Komisaris Hasby Ristama 

BMKG mencatat hujan yang berlangsung pada Minggu (4/2) kemarin tercatat 152 milimeter per hari. Ini tergolong curah hujan ekstrem yang menyebabkan longsor dan naiknya debit Sungai Ciliwung. Naiknya debit Sungai Ciliwung menyebabkan banjir di sekitar bantaran Sungai Ciliwung di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Jakarta.

Tag: tanah longsor banjir

Bagikan: