Covid si Bayi Gajah Sumatera Lahir di Taman Safari Bogor

| 13 May 2020 13:19
Covid si Bayi Gajah Sumatera Lahir di Taman Safari Bogor
Covid (Dok. Taman Safari)
Jakarta, era.id - Para dokter hewan, kurator dan perawat satwa, khususnya keeper bagian gajah di Taman Safari Bogor merasa bahagia, pasalnya ditengah tengah suasana pandemi virus korona,  lahir seekor bayi gajah Sumatera (elephas maximus sumatranus). 

Kelahiran bayi gajah berkelamin pejantan ini terjadi pada Selasa tanggal 28 April 2020 lalu. 

Menurut salah satu perawat satwa dibagian gajah, Sodik, bayi gajah yang diberi nama Covid ini lahir dari induk betina bernama Nina berusia 46 tahun, sedangkan pejantannya bernama Kodir yang diperkirakan usianya 44 tahun. Keduanya berasal dari Riau.

Beberapa keeper lainnya yang memantau keberadaan bayi gajah ini mengatakan, bahwa Covid dalam keadaan kondisi sehat dan lincah, tingkahnya pun sangat menggemaskan.

Sementara itu menurut Direktur Taman Safari Indonesia Drs. Jansen Manansang MSC mengatakan jumlah gajah yang ada di Taman Safari Bogor saat ini berjumlah 51 ekor. 

Keberhasilan dalam pengembangbiakan satwa melalui program konservasi saat ini, bukan hanya kelahiran mamalia besar saja, Tetapi ada beberapa satwa pun yang berhasil berkembang biak diantaranya burung kasturi raja yang tergolong langka.

 

 

 

 

 

View this post on Instagram

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kami ucapkan Terima kasih sebesar-besarnya kepada @irfanhakim75 atas kepeduliannya terhadap salah satu dari satwa endemik Indonesia, Harimau Sumatera. Tidak seperti Harimau Jawa dan Bali yang sudah punah, Harimau Sumatera masih bertahan hidup hingga saat ini walau termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah. Upaya yang kami lakukan untuk mencegah kepunahan mereka adalah penyelamatan, perawatan dan pelepasliaran. Selain itu, kami juga mendirikan pusat pengembangbiakan Harimau Sumatera yang untuk konservasi, penelitian, pengembangan teknologi dan edukasi pada masyarakat. Terdapat juga Bank Sperma yang digunakan untuk menjaga keanekaragaman genetik Harimau Sumatera. Ayo lestarikan Harimau Sumatera dengan menyisihkan dana melalui program donasi #kitacintasatwa! Donasi yang kalian semua berikan dengan murah hati nantinya akan digunakan untuk kebutuhan makanan dan perawatan kesejahteraan mereka. Tidak hanya Harimau Sumatera, ada ribuan satwa lainnya dari berbagai spesies membutuhkan bantuan kalian. Mulai dari satwa darat terbesar di Indonesia - Gajah Sumatera hingga marsupial terkecil di park kami - Sugar Glider yang lucu dan ceria; mereka semua butuh bantuan untuk melalui masa sulit yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Bantu mereka dengan donasi melalui transfer ke rekening BCA a/n PT Taman Safari Indonesia 6801777811 . . #donasi #tamansafari #tamansafariindonesia #animal #conservation #animalwelfare #bringthewildlifetoyou

A post shared by Real Acc Taman Safari Bogor (@taman_safari) on

Namun ditengah tengah penutupan Taman Safari Bogor sampai dengan batas yang tidak ditentukan terkait wabah virus korona yang berimbas tidak adanya pengunjung Taman Safari melakukan upaya upaya penghematan. tetapi tetap memprioritaskan perawatan satwa. 

Kendati demikian, Taman Safari Bogor sangat terbuka dengan bantuan atau donasi dari seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pencinta satwa yang ingin membantu program konservasi satwa. 

Oleh karena itulah, Taman Safari mengadakan program #kitacintasatwa. Program donasi ini sudah dibuka secara resmi sejak pertengahan April 2020 lalu di akun Instagram @taman_safari.

Taman safari Group berharap, agar masalah virus korona ini dapat segera berakhir sehingga kehidupan bisa berjalan normal lagi. 

 

Rekomendasi