Baut Kendor Sebabkan Konstruksi Becakayu Roboh

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Konstruksi roboh proyek Tol Becakayu (Foto: Jafriyal/era.id)

Jakarta, era.id - Polisi telah memeriksa kontraktor pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), PT Waskita, untuk mencari penyebab robohnya konstruksi PCB 34 Seksi 1 A pada Selasa (20/2/2018) pukul 03.04 WIB.

Berdasarkan pemeriksaan enam orang saksi, penyebab robohnya konstruksi diduga akibat baut pengencang bracket tember yang tidak terpasang kuat. 

"Justru tadi dari pihak Waskita sudah kita lakukan 
interview, sehingga pengawas proyek maupun manajer proyek sudah kita lakukan pemeriksaan di Polres Jaktim," kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Tony Putra di lokasi kejadian.

Bracket tember berfungsi menyangga material bangunan ataupun alat yang akan dicor. Namun, saat peristiwa terjadi, ketika pekerja melakukan pengecoran adonan beton, bracket yang tak terpasang dengan baik itu justru terlepas dan jatuh.

Konstruksi yang terlepas itu jatuh menimpa tujuh pekerja. Ketujuh pekerja itu mengalami luka dan langsung dibawa ke Rumah Sakit UKI, Cawang, Jakarta Timur. 

"Sehingga seluruh material jatuh dan tujuh orang tertimpa material cor," kata Tony.

Kecelakaan proyek jadi momok dalam program pembangunan infrastruktur nasional. Di Jakarta, kecelakaan proyek terakhir terjadi di awal bulan ini. Kala itu, crane pengangkut beton di proyek DDT Matraman, Jakarta Timur roboh (4/2), hingga menewaskan empat pekerja.

Pada 22 Januari, kecelakaan terjadi di proyek pembangunan LRT di Pulo Gadung, Jakarta Timur. Akibat peristiwa itu lima orang terluka.

Mengawali tahun 2018, pada 2 Januari, kecelakaan terjadi di proyek pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari. Beton girder yang tersenggol alat berat kala itu jatuh. Tak ada korban dalam peristiwa itu.


Infografis (Retno Ayuningtyas/era.id)

Tag: kecelakaan infrastruktur kok roboh terus?

Bagikan: