Menebak Perbincangan Luhut-Prabowo

Tim Editor

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Diah/era.id)

Jakarta, era.id - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Menko Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Jumat (6/4/2018) siang. 

Belum ada yang mau bercerita tentang pertemuan ini. Namun, jika dilihat masa lalunya, keduanya punya bahan obrolan yang banyak.

Dirangkum tim era.id dari berbagai sumber, keduanya pernah menjalankan bisnis bersama. Keduanya sama-sama pernah bersinggungan di PT Kiani Kertas pada kisaran 2003-2004. Dua-duanya pernah duduk di jajaran direksi perusahaan kertas itu.

Sementara, di dunia militer, keduanya juga punya kedekatan. Luhut adalah senior Prabowo. Luhut adalah lulusan Akmil 1970, sedangkan Prabowo lulusan Akmil 1974. 

Saking lekatnya, mereka kerap disebut abang-adik. Keduanya juga punya sandi radio masing-masing, 08 untuk Prabowo dan 09 untuk Luhut.

Selain itu, Prabowo dan Luhut pernah bersama dalam operasi di Timor-Timur saat Kopassus masih bernama Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha).

Kemudian, Kopassandha berubah jadi Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada 1986. Dua orang ini pun pernah memegang tongkat komando Kopassus. Luhut jadi Danjen Kopassus 1990, sedangkan Prabowo Danjen Kopassus 1995-1998. 

Baca Juga : Prabowo Kekurangan Logistik untuk Pilpres?

Pada akhir Oktober 2016, keduanya pernah bertemu, di rumah Prabowo, Hambalang, Bogor. Pertemuan ini tidak empat mata, Luhut membawa rombongan besar, salah satunya Presiden Joko Widodo. Pertemuan ini diakhiri dengan Jokowi menunggangi kuda milik Prabowo.

Pertemuan tersebut digelar berdekatan dengan peristiwa penodaan yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu, serta rencana digelarnya aksi 411 dengan tuntutan penegakan kasus hukum Ahok.

"Presiden minta saya ngaturin karena beliau tahu saya dengan Prabowo kenal baik," kata Luhut, Rabu, 2 November 2017. 
 


Kembali ke pertemuan Prabowo-Luhut di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Jumat (6/4/2018), Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad meyakini keduanya punya bahan perbincangan yang banyak saat pertemuan tersebut. Namun, dia mengaku tidak tahu secara mendetail apa yang mereka bicarakan.

"Silaturahmi biasa, dua-duanya kan mantan teman bisnis dan sama-sama mantan komandan," kata Dasco.

Pertemuan Prabowo-Luhut ini menjadi menarik ditebak-tebak karena beberapa bulan lagi akan memasuki batas waktu pendaftaran calon presiden dan wakil presiden untuk Pemilu 2019. Prabowo menjadi salah satu capres yang bakal maju. Dia bakal diusung partainya, Gerindra.

Sedangkan Luhut, dia adalah politikus senior Partai Golkar dan menteri di kabinet Joko Widodo. Partai Golkar sudah menyatakan tekadnya bakal mendukung Jokowi di Pemilu 2019. Dukungan ini pun tidak bisa asal diubah. 

Baca Juga : Prabowo Masih Galau Maju di Pilpres 2019

Lalu, apakah keduanya berbicara soal Pemilu 2019? Tapi, kalau pun membicarakan pesta politik lima tahunan ini, Partai Gerindra mengatakan, tidak akan mengubah keputusannya, yaitu mendukung Prabowo jadi capres.

"Apapun isi pertemuan ini, tidak akan berpengaruh kepada pencalonan Pak Prabowo sebagai capres," kata Wakil Sekjen Gerindra, Andre Rosiade, Jumat (6/3/2018).

Tiket Prabowo jadi capres memang belum terpegang. Sebab, syarat dia maju belum memenuhi syarat ambang batas 25 persen perolehan suara nasional dan 20 persen suara parlemen.

Partai ini baru punya syarat 11,81 persen di suara nasional dan 13 persen di kursi parlemen. Secara hitung-hitungan, partai ini bisa maju bila berdampingan dengan PKS yang punya 7,1 persen kursi parlemen.


(Infografis hitung-hitungan suara untuk mencalonan presiden dan wakil presiden di Pemilu 2019/era.id)

Prabowo pun belum pede soal ini. Padahal, Partai Gerindra sudah ngebet bakal deklarasi Prabowo jadi capres pada 11 April 2018. 

"Deklarasi itu kalau ada tiket. Sekarang kan belum ada tiket. Tiket (ada) juga belum tentu (maju jadi capres). Situasi berkembang ya, kan? Kita berpikir positif. Tenang-tenang. Sabar lah kita cari yang terbaik," kata Prabowo saat menghadiri Rakernas Partai Gerindra, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (5/5/2018).

Jadi apa ya yang dibicarakan Luhut dan Prabowo? Jadi penasaran.

Tag: prabowo subianto gerindra golkar

Bagikan: