Rp28,99 Miliar Buat Tim Gubernur Supaya Tidak Tergantung Swasta

Tim Editor

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (WILSON/era.id)

Jakarta, era.id - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menilai, kenaikan anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dilakukan agar pendanaannya lebih transparan. Sebab itu, kata dia, besaran kenaikan anggaran bagi tim tersebut 12 kali lipat, dari Rp2,35 miliar menjadi Rp28,99 miliar.

Anies beralasan, peningkatan jumlah yang fantastis itu agar Pemprov tidak bergantung pada pihak swasta.

"Anda lihat, dulu dibiayai dengan siapa sekarang dibiayai dengan siapa? Dengan cara kita menggunakan dana dari APBD, pertanggungjawabannya jelas, dan mereka yang bekerja 100 persen untuk Pemprov," ucap Anies setelah menyapa warga di depan Balai Kota DKI, Selasa (21/11/2017).

Menurut Anies, pemilihan personel tim gubernur itu nantinya akan dilakukan dengan cara berbeda, bisa dari PNS maupun non PNS. Namun Anies belum menyebutkan nama-nama yang akan menjadi TGUPP.

Sejauh ini belum ada orang yang diganti, namun ia mewacanakan akan menggabungkan Tim Wali Kota untuk Percepatan Pembangunan (TWUPP) dengan TGUPP.

Diketahui, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI tahun lalu, anggaran tim gubernur sebesar Rp2,35 miliar. Tahun 2018, anggaran tersebut membengkak menjadi Rp28,99 miliar.

Anies menuturkan, sistem TGUPP dipastikan berbeda dengan sistem dana CSR (Corporate Social Responsibilities) pada masa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjabat sebagai gubernur. Menurutnya, keluar-masuknya dana CSR belum tentu bisa dikendalikan dengan baik. Sementara, anggaran tim gubernur lewat APBD bisa lebih transparan.

Bagikan: