Kerugian Pedagang Selama Kerusuhan Teroris di Mako Brimob

Tim Editor

Suasana di Kelapa Dua, dekat Mako Brimob, Depok, Kamis (10/5/2018). (Suriaman/era.id)

Depok, era.id - Sejumlah pedagang di sekitar Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, mengalami kerugian sejak terjadinya kerusuhan napi terorisme di Rutan cabang Salemba, di Kompleks Mako Brimob, yang berimbas penutupan jalan di depan Mako Brimob sejak Rabu (9/5/2018). Penutupan jalan itu membuat pedagang kehilangan pelanggannya.

Seorang pegawai kedai kopi Aceh, Deo (24), mengaku omzet kedai kopinya bisa mencapai Rp 2 juta per hari sebelum ada kerusuhan napi terorisme dan penutupan jalan depan Mako Brimob.

"Sepinya mulai Rabu pagi. Sama sekali enggak ada pengunjung yang datang karena jalan sudah mulai ditutup," kata Deo, saat ditemui era.id, Kamis (10/5/2018).

Deo berharap kerusuhan napi terorisme tidak berlangsung lama sehingga tidak dilakukan lagi penutupan jalan di depan Mako Brimob.

"Tahun lalu pernah juga kayak gini. Kita sih pedagang kecil penginnya janganlah kayak gini terus. Kami cuma menggantungkan hidup dari kedai ini," kata dia.

Baca Juga : Napi Terorisme di Mako Brimob Dipindah ke Nusakambangan


Suasana di Kelapa Dua, dekat Mako Brimob, Depok, Kamis (10/5/2018). (Suriaman/era.id)

Hal senada juga diungkapkan pegawai hotel yang berada tepat di sebelah Mako Brimob, Dwi Putra (35). Sejak kerusuhan di dalam rutan, hotel tersebut sepi lantaran adanya penutupan jalan selama proses penanganan kerusuhan dan penyanderaan.

Menurut dia, tamu di hotel tempatnya bekerja bisa mencapai 30 orang per hari. Tapi semenjak jalan depan Mako Brimob ditutup, tidak ada pengunjung yang datang.

Dia hanya bisa berharap situasi segera normal sehingga tak ada lagi warga yang ragu menginap di hotel dekat Mako Brimob setelah kerusuhan napi terorisme.

"Kalau dihitung-hitung, rugi bisa belasan juta karena peristiwa ini," ucapnya.

Kerusuhan napi terorisme di Mako Brimob terjadi sejak Selasa (8/5/2018) malam. Kerusuhan terjadi karena para napi yang meminta jatah makanan mengamuk hingga merusak sel dan merampas senjata api. Para napi terorisme itu juga menyandera sembilan anggota Polri dan membunuh lima di antaranya.

Baca Juga : Penyanderaan Polisi di Mako Brimob Dilakukan 156 Teroris

Tag: kerusuhan di mako brimob

Bagikan: