Kata KPK soal Keteladanan Artidjo

Tim Editor

Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Tasya/era.id)

Jakarta, era.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengucapkan terima kasih atas kontribusi Hakim Agung Artidjo Alkostar yang pensiun Selasa (22/5/2018). Artidjo dinilai sangat berjasa dalam pemberantasan korupsi, termasuk banyak memutuskan perkara korupsi secara tegas di tingkat Mahkamah Agung.

“Kontribusi terhadap pemberantasan korupsi yang jejak-jejaknya jelas dan tegas. Begitu banyak putusan-putusan penting yang memberikan penguatan terhadap pemberantasan korupsi,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada awak media, Selasa (22/5/2018).

Baca Juga: Terima Kasih Artidjo Alkostar

KPK menganggap Artidjo sebagai contoh teladan dalam upaya penegakan hukum. Lembaga antirasuah ini berharap agar pengganti Artidjo dapat meneruskan apa yang telah dilakukannya.

“Kami percaya, masih banyak orang baik dan berintegritas di Mahkamah Agung dan jajaran di bawahnya. Menegakkan hukum, memberantas korupsi melalui sebuah peradilan yang independen dan imparsial adalah tugas berat dan utama,” ungkap Febri.



Hakim Agung Kamar Pidana pada Mahkamah Agung (MA) Artidjo Alkostar telah memasuki masa pensiunnya pada 1 Juni 2018. Kabar Artidjo pensiun disampaikan juru bicara MA hakim agung Suhadi.

"Iya, sudah pensiun. Secara administrasi pensiun mulai per 1 Juni," kata Suhadi saat dikonfirmasi era.id, Selasa (22/5/2018).

Suhadi menambahkan, Artidjo sudah tak menangani perkara sejak memasuki masa pensiun. Sesuai dengan UU MA, hakim agung pensiun ketika menginjak usia 70 tahun. Berdasarkan Pasal 11 huruf b UU MA, disebutkan:

Ketua, Wakil Ketua, Ketua Muda Mahkamah Agung, dan hakim agung diberhentikan dengan hormat dari jabatannya oleh Presiden atas usul Mahkamah Agung karena telah berusia 70 (tujuh puluh) tahun.

Tag: kpk hakim agung artidjo alkostar mahkamah agung

Bagikan: