KPK Limpahkan Berkas Wali Kota Malang

Tim Editor

Komisi Pemberantasan Korupsi. (Tasha/era.id)

Jakarta, era.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pelimpahan barang bukti dan tersangka dari penyidik ke penuntut umum atau tahap dua dalam perkara suap yang menjerat Wali Kota nonaktif Malang Moch Anton.

"Rencananya sidang akan dilaksanakan di Surabaya. Untuk kepentingan persidangan yang bersangkutan mulai hari ini dititipkan penahanannya di Lapas Klas I Surabaya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada awak media, Kamis (24/5/2018).

Dalam kasus suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang tahun 2015 sudah ada 59 saksi yang diperiksa. Sementara untuk Moch Anton telah diperiksa sebanyak tiga kali sebagai tersangka.

"Unsur saksi antara lain anggota DPRD Kota Malang, Wakil Wali Kota Malang, Kepala Bappeda Kota Malang tahun 2015, Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan Kota Malang pada tahun 2015, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Malang tahun 2015, dan PNS lainnya di lingkungan Pemkot Malang," ungkap Febri.

Baca Juga : Rumah Wali Kota Malang Digeledah KPK

Sebagai informasi Wali Kota Malang Mohammad Anton, ditetapkan sebagai tersangka suap pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Kota Malang.

KPK menyebut dalam pemberian suap tersebut, para pelaku menggunakan istilah 'uang pokir'. Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan delapan belas anggota DPRD Kota Malang.

Baca Juga : Panggil Adik Zumi Zola, KPK Klarifikasi soal Temuan Uang


(Infografis/era.id)

Tag: korupsi bakamla korupsi kepala daerah kpk

Bagikan: