Ahli: Ditolaknya Surat Keterangan Kecelakaan Novanto Tepat

Tim Editor

Budi Sampurna, pengajar Fakultas Kedokteran UI (Foto: Agatha/era.id)

Jakarta, era.id - Ahli hukum sekaligus pengajar di Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia (UI), Budi Sampurna membenarkan tindakan yang dilakukan Michael Cahaya, dokter RS Medika Permata Hijau, Jakarta, yang menolak permintaan Fredrich Yunadi untuk membuat surat keterangan kecelakaan atas nama Setya Novanto.

“Yang dilakukan (Michael) adalah menolak permintaan itu. Kalau yang diminta melakukan atau memberikan keterangan atau bertentangan dengan keilmuan dia, maka dia boleh menolak,” tutur Budi dalam persidangan terdakwa obstruction of justice korupsi e-KTP yang juga dokter RS Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (25/5/2018).

Michael adalah dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Permata Hijau pada hari terjadinya insiden tiang listrik yang melibatkan terpidana korupsi e-KTP, Setya Novanto. Saat itu, Fredrich Yunadi, terdakwa obstruction of justice korupsi e-KTP yang lain, yang ketika itu masih menjadi pengacara Novanto meminta Michael untuk membuat surat keterangan kecelakaan agar Novanto dirawat inap.

Namun, Michael menolak. Alasannya, Michael menilai permintaan Fredrich sungguh tak masuk akal. Sebab, ketika diminta membuat surat itu, Novanto belum tiba di rumah sakit. Terkait keputusan yang diambil Michael itu, Budi juga menilai yang dilakukan Michael sudah tepat.

Kata Budi, sah-sah saja buat seorang dokter menolak merawat seorang pasien yang tidak bisa diajak bekerja sama. Koridornya begini: dengan argumen keilmuan dan dasar yang jelas, seorang dokter boleh menolak permintaan pasien. Yang tidak diperbolehkan itu menolak menangani pasien.

“Pasien bisa ditolak kalau permintaannya, bukan penanganannya. Lalu, kalau pasien itu mintanya berlebihan sehingga dokter itu tidak mampu lagi mempertahankan argumennya, dokter bisa menolak pasien kalau pasien tidak bisa diajak bekerjasama,” tegas Budi.

Baca Juga : Menguji Kesakralan Sumpah Dokter Bimanesh

Tag: obstruction of justice korupsi e-ktp setya novanto fredrich yunadi dokter bimanesh korupsi bakamla drama ala fredrich yunadi

Bagikan: