Facebook Kembali Digugat Terkait Privasi Data

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta, era.id - Setelah kasus pembobolan data pengguna yang dilakukan oleh Cambridge Analytica, Facebook kembali mendapatkan gugatan baru dari sebuah startup, Six4Three. 

Gugatan tersebut dimulai dari klaim bahwa Facebook telah mengumpulkan informasi tentang pengguna dan teman-teman mereka melalui aplikasinya. Sebelumnya, startup Six4Three telah mengajukan gugatan terhadap Facebook pada tahun 2015, dan saat ini gugatan tersebut tetap berlanjut. Pengajuan gugatan itu diajukan pekan lalu ke pengadilan superior di San Mateo, California.

Dilansir dari bgr.in, untuk mengumpulkan informasi, Facebook menggunakan berbagai metode, termasuk menguntit lokasi pengguna, membaca pesan pendeknya, mengakses foto pengguna.

Dokumen yang diajukan di pengadilan tersebut menggunakan email dan pesan rahasia yang terhubung dengan pejabat eksekutif Facebook. Perwakilan Facebook menyatakan klaim tersebut tidak berdasar dan menyebut jejaring sosial mereka tidak merekam setiap aktivitas  pengguna tanpa persetujuan.

Baca Juga : Facebook, Konten Teroris dan Maraknya Akun Palsu


(Foto: Istimewa)

Baca Juga : Bangkrut, Cambridge Analytica Ditutup

Pada bulan Maret, Facebook mengakui bahwa mereka mengumpulkan data dari panggilan dan teks orang-orang, tetapi hal tersebut dilakukan karena mereka telah memiliki persetujuan. 

Baca Juga : Hasil Audit, Facebook Tangguhkan 200 Aplikasi

Six4Three akan memulai babak baru untuk menggugat Facebook. Awalnya pada 2015, startup tersebut menggugat jejaring media sosial tersebut atas aplikasi bernama Pikinis.

Pikinis merupakan aplikasi iPhone yang memungkinkan pengguna dengan cepat menemukan foto-foto bikini yang diunggah teman Facebook di galerinya. Facebook dituduh telah melacak pengguna tanpa persetujuan untuk mengeksploitasi foto dan lokasi di mana dirinya mengambil foto berbikini tersebut.


(Infografis/era.id)

Tag: facebook kebocoran data

Bagikan: