Doa Tulus Paus Fransiskus untuk Trump-Kim Jong un

Tim Editor

Ilustrasi pertemuan Trump-Jong un (Rachmad/era.id)

Vatikan, era.id - Rencana pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Singapura tidak luput dari perhatian Paus Fransiskus. Dia punya harapan, pertemuan itu akan membawa perdamaian di Semenanjung Korea.

"Saya ingin, sekali lagi, menawarkan kepada rakyat Korea tercinta akan pemikiran utama tentang persahabatan dan doa agar pembicaraan pada beberapa hari ke depan di Singapura bisa memberi iuran untuk perkembangan jalan menjamin terciptanya masa depan damai bagi Semenanjung Korea dan seluruh dunia," kata Paus Fransiskus dalam pidato pada Minggu (10/6/2018) seperti dilansir Reuters yang dikutip Antara.

Kim Jong un sudah tiba di Singapura siang tadi menumpang pesawat China Air di Bandara Changi. Setelah diterima secara resmi oleh pihak Singapura, 35 kendaraan termasuk motor pengawalan polisi lokal, iring-iringan meninggalkan kawasan VIP Bandara Changi. Disadur dari The Strait Times, Minggu (10/6/2018), Kim Jong un diyakini ada di salah satu dari dua sedan Mercedes Benz yang memiliki pelat bertanda dan bendera Korea Utara.

Konvoi bergerak St Regis Hotel di kawasan Orchard, lokasi Kim Jong un dan delegasi akan tinggal selama di Singapura. Begitu tiba, lebih dari selusin pengawal setia Kim Jong un langsung sigap. Memakai jas hitam dengan dasi biru, mereka membentuk barikade mengelilingi mobil hingga mencapai parkiran.

Bagaimana dengan Trump? Saat ini Trump masih berada di Kanada menghadiri pertemuan G-7. Namun Trump diyakini akan akan meninggalkan pertemuan lebih cepat dari yang jadwal. Dari Kanada, Trump akan terbang langsung menuju Singapura bersiap bertemu dengan Kim Jong un.
 
Sekretaris pers Gedung Putih, Sarah Sanders mengonfirmasi, Trump akan pergi meninggalkan KTT G-7 di Charlevoix setelah sesi tentang Pemberdayaan Perempuan. Setelah itu Trump akan langsung menjalani penerbangan langsung jarak jauh menuju Singapura.
 
Trump tidak bisa menjamin seperti apa kelanjutan pertemuan dengan Kim Jong un nantinya. Namun dia tidak menutup kemungkinan akan segera mengundang Trump ke Washington jika pembicaraan dengan Kim Jong un berjalan tanpa jalan buntu.

Pertemuan nanti akan digelar di Pulau Sentosa, Selasa (12/6) mendatang. Pokok pembahasannya soal rencana penghentian program nuklir Pyongyang dan mengubah negara miskin di Asia tersebut. Termasuk juga pembicaraan perdamaian di Semenanjung Korea. 


Infografis panas dingin hubungan Trump-Jong un (Rachmad/era.id)

 

Tag: upaya damai as-korut

Bagikan: